Evaluasi Program Barak Militer: Bupati Purwakarta Soroti Transformasi Karakter Siswa

Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengevaluasi program pendidikan karakter berbasis barak militer yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, mengungkapkan indikator keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari minimnya keluhan yang masuk, melainkan dari transformasi signifikan yang dialami oleh para siswa yang sebelumnya memiliki masalah perilaku.

"Tolak ukur keberhasilan bagi kami adalah perubahan positif yang terjadi pada diri anak-anak," ujar Saepul Bahri Binzein. Ia menekankan bahwa target utama program ini adalah menciptakan generasi yang sehat, benar, dan cerdas. Perubahan yang dimaksud meliputi peningkatan kepercayaan diri dan kedisiplinan, menggantikan kebiasaan buruk dan perasaan rendah diri yang sebelumnya menghantui para siswa.

Bupati mencontohkan, perubahan itu terlihat dari kunjungan seorang siswa di Cirendeu yang dengan bangga memajang tulisan dan piagam penghargaan yang diperolehnya selama mengikuti program barak militer. Hal ini menunjukkan adanya rasa bangga dan motivasi untuk berprestasi setelah mengikuti pendidikan karakter tersebut. Menyusul keberhasilan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berencana membuka gelombang kedua program pendidikan karakter ini. Kuota peserta akan dibatasi sebanyak 40 orang. Antusiasme masyarakat terhadap program ini tetap tinggi, menandakan bahwa pendekatan pendidikan karakter melalui barak militer mendapat sambutan positif.

Saepul Bahri Binzein meyakini bahwa perubahan kecil dalam diri siswa merupakan fondasi bagi perubahan besar yang akan membentuk masa depan mereka. Untuk mencapai hasil yang optimal, program ini akan terus dievaluasi dan disempurnakan. Pendampingan psikolog dan guru bimbingan konseling (BK) akan terus dilakukan untuk memastikan perkembangan positif siswa secara berkelanjutan. Program barak militer ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menangani permasalahan perilaku remaja dan menciptakan generasi muda yang berkarakter kuat dan berdaya saing.