Amran Sulaiman: Dari Pengusaha Sukses Hingga Kandidat Kuat Ketua Umum PPP
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjadi sorotan publik setelah namanya mencuat sebagai salah satu kandidat kuat untuk menduduki kursi ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Spekulasi ini muncul di tengah persiapan partai berlambang Ka'bah tersebut dalam menghadapi dinamika politik nasional. Meskipun isu ini santer terdengar, Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Romahurmuziy, menepis anggapan bahwa pencalonan Amran didorong oleh kepentingan pengusaha terkemuka, Haji Isam.
Romahurmuziy menegaskan bahwa potensi Amran Sulaiman dilihat berdasarkan kapabilitas dan rekam jejaknya, bukan semata-mata karena kedekatan personal dengan pihak tertentu. Dukungan terhadap Amran juga menguat setelah adanya diskusi dengan Presiden Joko Widodo, di mana nama Amran dinilai paling sesuai dengan kebutuhan PPP dalam menghadapi tantangan politik mendatang.
Profil Singkat Andi Amran Sulaiman
Andi Amran Sulaiman lahir di Bone, Sulawesi Selatan, pada tanggal 27 April 1968. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Hasanuddin dan meraih gelar sarjana, magister, hingga doktor di bidang Ilmu Pertanian. Kiprahnya di dunia pertanian telah diakui secara nasional, terbukti dengan penghargaan Satyalancana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden RI pada tahun 2007 dan FKPTPI Award pada tahun 2011.
Sebelum terjun ke dunia politik, Amran Sulaiman dikenal sebagai seorang pengusaha sukses yang mendirikan Tiran Group, sebuah holding company yang membawahi 14 perusahaan. Bisnisnya meliputi berbagai sektor, termasuk:
- Pertambangan emas dan nikel
- Pabrik gula
- Distributor semen
- Produsen pestisida
- Perkebunan kelapa sawit
- SPBU
Selain itu, Amran juga diketahui memiliki hubungan keluarga dengan Haji Isam, pengusaha yang bergerak di bidang agroindustri.
Kiprah di Pemerintahan
Keahlian dan pengalamannya di bidang pertanian mengantarkan Amran Sulaiman menjadi Menteri Pertanian pada Kabinet Kerja periode 2014-2019 di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Setelah sempat digantikan oleh Syahrul Yasin Limpo, Amran kembali dipercaya menduduki posisi tersebut dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2023-2024, menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang terjerat kasus hukum.
Kepercayaan terhadap Amran Sulaiman terus berlanjut hingga pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ia kembali ditunjuk sebagai Menteri Pertanian dalam Kabinet Indonesia Maju pada Oktober 2024, menunjukkan pengakuan atas kompetensi dan kontribusinya dalam sektor pertanian.
Riwayat Karir:
- Kepala Operasi Lapangan PT Perkebunan Nusantara XIV (1994)
- Kepala Logistik PT Perkebunan Nusantara XIV (1997)
- Pendiri PT Tiran Group (1998)
- Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Kerja Widodo-Jusuf Kalla (2014-2019)
- Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju Joko Widodo-Ma’ruf Amin (2023-2024)
- Menteri Pertanian Kabinet Prabowo-Gibran (2024-Sekarang)