DPR Apresiasi Penunjukan Pimpinan Baru Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai: Momentum Reformasi Fiskal

Komisi XI DPR RI menyambut baik penunjukan Bimo Wijayanto sebagai Direktur Jenderal Pajak dan Djaka Budhi Utama sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Langkah ini dinilai sebagai angin segar untuk mendorong perbaikan signifikan dalam pengelolaan penerimaan negara.

Anggota Komisi XI DPR RI, Wihadi Wiyanto, menyampaikan dukungan penuh terhadap keputusan pemerintah. Menurutnya, kedua sektor ini memegang peranan vital dalam menopang keuangan negara dan memerlukan pembenahan menyeluruh untuk mengoptimalkan kinerja. Integrasi sistem penerimaan negara menjadi prioritas utama untuk memastikan efisiensi dan akuntabilitas.

"Saya mendukung penuh keputusan Presiden untuk mengangkat Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai yang baru. Penerimaan negara harus terintegrasi dengan baik untuk memperkuat fondasi ekonomi kita," ujar Wihadi.

Wihadi menekankan perlunya peningkatan penerimaan pajak yang signifikan. Ia juga mengingatkan tentang urgensi reformasi di sektor perpajakan dan kepabeanan. Hal ini mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, modernisasi infrastruktur teknologi, serta penegakan hukum yang lebih tegas untuk memberantas praktik-praktik ilegal.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati secara resmi melantik Djaka Budhi Utama sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai, menggantikan Askolani yang kini mengemban tugas baru. Pelantikan tersebut berlangsung di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada hari Jumat, 23 Mei 2025.

Sri Mulyani menyampaikan harapan besar kepada para pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Ia juga menekankan pentingnya kerja keras, dedikasi, dan integritas dalam mengemban tugas negara.

"Pada hari ini, saya Menteri Keuangan, dengan ini resmi melantik Saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Saya percaya bahwa Saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan," kata Sri Mulyani.

Penunjukan pimpinan baru di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pengelolaan keuangan negara. Langkah ini menjadi momentum penting untuk mewujudkan sistem penerimaan negara yang lebih modern, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.