Antisipasi Kecelakaan di Kalijambe: Dishub Jateng Kaji Jalur Penyelamat dan Rambu Baru
Serangkaian upaya tengah digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Purworejo-Magelang, khususnya di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Daerah ini menjadi sorotan setelah berulang kali terjadi insiden tragis, termasuk kecelakaan yang merenggut 11 jiwa.
Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh. Kepala Dishub Jawa Tengah, Arief Djatmiko, mengungkapkan pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk merealisasikan pembangunan jalur penyelamat. Jalur ini dirancang khusus sebagai area pelarian bagi kendaraan yang mengalami masalah pengereman atau rem blong, terutama saat melintasi jalan menurun yang curam. Pembangunan jalur penyelamat diharapkan dapat meminimalisir potensi fatalitas akibat rem blong.
Selain jalur penyelamat, Dishub Jateng juga menyoroti minimnya rambu lalu lintas di sekitar lokasi rawan kecelakaan. Arief Djatmiko menyatakan bahwa penambahan rambu-rambu peringatan menjadi prioritas utama. Rambu-rambu ini akan dipasang di titik-titik strategis sebelum dan sesudah area penurunan curam, dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan pengemudi.
Salah satu perubahan penting adalah penggantian imbauan penggunaan "gigi rendah" dengan instruksi yang lebih spesifik, yaitu "gigi satu". Langkah ini diambil untuk menghindari ambiguitas dan memastikan pengemudi, terutama yang membawa muatan berat, menggunakan gigi yang tepat saat melintasi turunan. Menurut Arief, penggunaan gigi rendah yang kurang tepat, misalnya dari gigi lima ke gigi empat, tidak akan efektif menahan laju kendaraan berat.
Lebih lanjut, Dishub Jateng juga memberlakukan pengalihan arus lalu lintas bagi truk-truk bermuatan berat dari arah Magelang maupun Purworejo. Pengalihan ini bertujuan untuk menghindari ruas jalan dengan turunan tajam yang dinilai sangat rawan, mengingat kondisi geometri jalan di wilayah tersebut. Dengan adanya pengalihan arus, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalisir secara signifikan.
Berikut adalah rangkuman langkah-langkah yang diambil Dishub Jawa Tengah:
- Pembangunan jalur penyelamat rem blong
- Penambahan rambu-rambu lalu lintas peringatan
- Penggantian imbauan "gigi rendah" menjadi "gigi satu"
- Pengalihan arus lalu lintas untuk truk bermuatan berat
Upaya-upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan mengurangi potensi kecelakaan di ruas jalan Purworejo-Magelang, khususnya di Desa Kalijambe.