Menkes RI Pelajari Strategi Swedia Tingkatkan Angka Harapan Hidup

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menaruh perhatian khusus pada tingginya angka harapan hidup di Swedia. Beliau menyampaikan harapan agar Indonesia dapat mencontoh keberhasilan Swedia dalam meningkatkan kesehatan dan usia hidup masyarakatnya.

"Saya berharap dalam lima tahun mendatang, masyarakat Indonesia akan semakin sehat dan memiliki potensi untuk hidup hingga usia 90 tahun," ujar Menteri Kesehatan saat memberikan keterangan di Jakarta Pusat, pada Selasa, 27 Mei 2025. Menurutnya, kunci utama yang membedakan negara-negara dengan populasi berumur panjang adalah fokus pada tindakan pencegahan dan kesehatan keluarga.

Dalam diskusi tersebut, Minister for Health Care of Sweden, Acko Ankarberg Johansson, berbagi wawasan mengenai faktor-faktor yang berkontribusi pada tingginya angka harapan hidup di Swedia, yang termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Data dari OECD Better Life Index menunjukkan bahwa rata-rata harapan hidup di Swedia adalah 83 tahun.

Johansson menjelaskan bahwa akses gratis terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan memegang peranan vital dalam mencapai umur panjang. Selain itu, Swedia memiliki tradisi panjang dalam melaksanakan skrining kesehatan secara rutin dan melakukan upaya pencegahan penyakit.

"Kami memiliki tradisi panjang terkait skrining yang dilanjutkan dengan pencegahan. Kami juga punya nilai yang bagus terkait vaksinasi. Setiap anak-anak telah ditawarkan vaksinasi penuh dan saya pikir setiap orang tua mengambil vaksinasi yang mereka perlu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Johansson menyoroti pentingnya pola makan sehat dalam menjaga kesehatan jangka panjang. Meskipun Swedia juga menghadapi tantangan terkait konsumsi makanan cepat saji (junk food), pemerintah dan masyarakat berupaya untuk mempromosikan kebiasaan makan sehat sejak usia dini.

"Kami juga memiliki masalah terkait konsumsi junk food. Tetapi, anak-anak mendapatkan makanan yang sehat di sekolah. Setiap orang mengajarkan tentang konsumsi makanan sehat," kata Johansson. Ia menambahkan bahwa perhatian khusus diberikan pada bahaya junk food karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker.

Selain pola makan sehat, Johansson menekankan pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan dan memperpanjang umur. Masyarakat Swedia didorong untuk aktif bergerak sejak usia muda.

"Saya tidak tahu angka pastinya sekarang, tapi sekitar 600 hingga 700 jam per tahun kami gunakan untuk berolahraga. Dari anak-anak hingga orang tua (semua hidup aktif)," ujarnya. Johansson meyakini bahwa kombinasi antara makanan sehat dan aktivitas fisik yang ditanamkan sejak dini akan membentuk gaya hidup sehat yang berkelanjutan di rumah dan di lingkungan keluarga.