Sumbawa Atasi Krisis Dokter dengan Beasiswa Kedokteran untuk Siswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu
Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, tengah berupaya mengatasi tantangan kekurangan tenaga medis, khususnya dokter, di wilayahnya. Kondisi ini berdampak pada optimalisasi pelayanan kesehatan di 24 kecamatan yang ada. Menyadari kendala finansial yang seringkali menghalangi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk meraih pendidikan tinggi di bidang kedokteran, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah strategis.
Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, mengumumkan kerjasama dengan Universitas Mataram (Unram) dalam program beasiswa kedokteran dan farmasi. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan, yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Program beasiswa ini menyediakan 10 kuota untuk program studi Kedokteran dan 5 kuota untuk program studi Farmasi.
"Kami berharap program ini dapat membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah berprestasi, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu dan wilayah terpencil, untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang kesehatan," ujar Bupati Jarot pada Selasa, 27 Mei 2025.
Bupati Jarot juga menyampaikan harapannya agar program beasiswa ini dapat melahirkan tenaga-tenaga kesehatan profesional yang siap mengabdikan diri untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa. Pihak Universitas Mataram menyambut baik kerjasama ini dan berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan program beasiswa. Unram akan menyiapkan mekanisme seleksi yang transparan dan adil guna memastikan penerima beasiswa memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran beasiswa akan segera diumumkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa.
Rincian Program Beasiswa:
- Program Studi Kedokteran: 10 kuota
- Program Studi Farmasi: 5 kuota
Tujuan Program:
- Meningkatkan kualitas SDM di sektor kesehatan
- Memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu
- Mengatasi kekurangan tenaga medis di wilayah terpencil
- Melahirkan tenaga kesehatan profesional yang siap mengabdi