Bogor Pertimbangkan Ulang Aktivasi CFD Jalan Sudirman, Prioritaskan Kenyamanan Beribadah
Pemerintah Kota Bogor saat ini tengah melakukan evaluasi mendalam terkait rencana pengaktifan kembali Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman. Langkah ini diambil setelah adanya masukan dari berbagai pihak, khususnya rumah ibadah yang berada di sekitar lokasi tersebut.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa pihaknya menerima aspirasi dari lembaga-lembaga gereja yang meminta agar pelaksanaan CFD tidak mengganggu aktivitas peribadatan mereka, terutama pada hari Minggu. Pertimbangan ini menjadi fokus utama dalam kajian yang sedang berlangsung.
"Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan CFD dapat berjalan harmonis dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat yang ingin menjalankan ibadahnya," ujar Dedie.
Kendati demikian, Dedie menegaskan bahwa Pemkot Bogor tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan CFD sebagai wadah aktivitas positif bagi masyarakat. Hanya saja, lokasi dan mekanisme pelaksanaannya masih dalam tahap penggodokan untuk mencari solusi terbaik.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam kajian ini antara lain:
- Pengaturan Lalu Lintas: Pemetaan dan rekayasa lalu lintas yang tepat untuk meminimalkan potensi kemacetan dan gangguan terhadap aksesibilitas ke rumah ibadah.
- Penataan Area CFD: Penataan pedagang kaki lima (PKL) dan aktivitas lainnya agar tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah.
- Sosialisasi: Komunikasi yang efektif dengan masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk memberikan informasi yang jelas dan menampung aspirasi.
Pemkot Bogor berharap melalui kajian yang komprehensif ini, pelaksanaan CFD di Kota Bogor dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi semua pihak. Keputusan final mengenai lokasi dan waktu pelaksanaan CFD akan segera diumumkan setelah kajian selesai dilakukan.