Suzuki Fronx: Produksi Lokal di Pabrik Cikarang Resmi Dimulai
Suzuki Indonesia mengumumkan dimulainya produksi lokal Suzuki Fronx di pabrik Cikarang, Jawa Barat. Langkah ini menandai komitmen Suzuki dalam memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia dan global.
Fronx, yang pertama kali diperkenalkan secara global pada Auto Expo India 2023, kini menjadi bagian dari lini produksi PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) di Cikarang. Pabrik yang diresmikan pada tahun 2015 dan berlokasi di Kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC) ini, telah menjadi pusat produksi model-model unggulan Suzuki seperti Ertiga dan XL7.
Shodiq Wicaksono, Direktur PT SIM, menyatakan kebanggaannya atas kemampuan pabrik Cikarang dalam menghasilkan kendaraan berstandar global. "Kami bangga Suzuki Fronx diproduksi di pabrik kami di Cikarang. Suzuki Indonesia mampu memproduksi mobil dengan kualitas Suzuki global," ujarnya. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 108.000 unit per tahun.
Fronx dibangun menggunakan platform Suzuki Baleno dan dirancang sebagai kendaraan dengan dimensi yang kompak namun tetap menawarkan fungsionalitas. Secara dimensi, Fronx memiliki panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm, tinggi 1.550 mm, dan jarak sumbu roda 2.520 mm. Ground clearance yang mencapai 190 mm memberikan keunggulan dalam melibas berbagai kondisi jalan. Mobil ini juga memiliki tangki bahan bakar berkapasitas 37 liter.
Suzuki menawarkan dua pilihan mesin untuk Fronx, yaitu K15B dan K15C. Kedua mesin ini menawarkan performa dan efisiensi yang berbeda, memberikan konsumen pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.
Dengan diproduksinya Fronx di Cikarang, Suzuki berharap dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri otomotif Indonesia. Produksi lokal ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri manufaktur.