Wali Kota Depok Sambangi Markas Kostrad, Persiapan Program Pembinaan Bela Negara Dimulai
Wali Kota Depok, Supian Suri, melakukan kunjungan kerja ke Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad di Cilodong, Depok pada hari Rabu, 28 Mei 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat pelaksanaan program Pembinaan Karakter dan Bela Negara. Program ini direncanakan akan diikuti oleh 100 peserta selama 10 hari.
Supian Suri tiba di lokasi didampingi oleh Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel Infanteri Iman Widhiarto, Aster Kasdivif 1 Kostrad, Kolonel Infanteri Wira Muharromah, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pihak Kostrad.
Dalam kesempatan tersebut, Supian Suri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Kostrad atas kesediaan mereka untuk memfasilitasi program pembinaan ini. Ia menekankan pentingnya program ini dalam membentuk karakter generasi muda dan menanamkan rasa cinta tanah air.
Setelah melakukan diskusi singkat, rombongan melakukan peninjauan ke berbagai fasilitas yang akan digunakan oleh para peserta program. Peninjauan dimulai dari ruang makan yang terletak di Batalyon Infanteri Para Raider 328. Ruang makan ini dilengkapi dengan sekitar 12 meja panjang dan akan digunakan sepenuhnya untuk kegiatan makan para peserta.
Selanjutnya, rombongan meninjau barak yang akan digunakan sebagai tempat istirahat peserta. Barak terbagi menjadi dua, yaitu barak untuk peserta laki-laki dan barak untuk peserta perempuan. Di dalam barak, terlihat deretan tempat tidur lapangan (velbed) dengan motif loreng khas TNI, diperkirakan berjumlah sekitar 50 buah. Selain itu, terdapat fasilitas kamar mandi bersama yang terdiri dari tiga bilik toilet dan satu bilik mandi.
Supian Suri menjelaskan bahwa program Pembinaan Karakter dan Bela Negara ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan peserta, menumbuhkan rasa cinta terhadap negara, serta membentuk karakter yang kuat dan bertanggung jawab. Ia berharap, melalui program ini, para peserta dapat menjadi generasi muda yang berkualitas dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Program ini sendiri merupakan implementasi dari gagasan Gubernur Jawa Barat sebelumnya, Dedi Mulyadi, yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan serupa di berbagai lokasi di Jawa Barat, termasuk di Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha dan Batalyon Artileri Medan 9, Bungursari, Kabupaten Purwakarta.
"Kami ingin mereka memiliki kedisiplinan, mulai dari yang selama ini sulit bangun pagi, belajar bangun pagi, kemudian ibadah yang secara rutin khususnya yang muslim yaitu sholat lima waktu, kemudian juga tidur tepat waktu, artinya tidak sampai larut," ujar Supian Suri kepada awak media.
Program Pembinaan Karakter dan Bela Negara ini dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 1 Juni 2025 dan akan berlangsung selama 10 hari. Diharapkan, program ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi para peserta serta bagi Kota Depok secara keseluruhan.