Kinerja Positif KUR: Penyaluran Dana Tembus Rp 107 Triliun pada Mei 2025
Pemerintah terus memacu pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menteri UMKM, Maman Abdurahman, mengumumkan bahwa realisasi penyaluran KUR hingga 27 Mei 2025 telah mencapai angka yang signifikan, yakni Rp 107 triliun. Dana ini telah disalurkan kepada 1.876.655 debitur di seluruh Indonesia.
Angka penyaluran ini setara dengan 35,83% dari target pemerintah sebesar Rp 300 triliun untuk tahun 2025. Sementara itu, jumlah debitur yang telah menerima manfaat KUR mencapai 52,82% dari target 3,51 juta penerima yang ditetapkan untuk tahun ini. Progres ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Maman Abdurahman menekankan pentingnya penyaluran KUR ke sektor produksi. Dari total dana yang telah disalurkan, Rp 64,27 triliun atau 59.78% dialokasikan untuk sektor produksi. Pemerintah menargetkan setidaknya 60% dari total penyaluran KUR harus masuk ke sektor ini karena dampak ekonominya yang lebih besar dibandingkan sektor konsumtif. Investasi pada sektor produksi diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah produk, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Berikut rincian penyaluran KUR berdasarkan skema:
- KUR Super Mikro: Rp 130 miliar kepada 14.118 penerima
- KUR Mikro: Rp 70,94 triliun kepada 1.716.185 debitur
- KUR Kecil: Rp 35,58 triliun kepada 145.285 debitur
- KUR Khusus: Rp 970 juta kepada 8 debitur
- KUR Pekerja Migran Indonesia (PMI): Rp 31,30 miliar kepada 1.059 debitur
Dari sisi jenis debitur, penyaluran KUR juga menunjukkan keseimbangan gender. Penerima laki-laki tercatat sebanyak 48,7% dengan total nilai Rp 51,8 triliun, sementara penerima perempuan mencapai 51,1% dengan total nilai Rp 54,3 triliun. Selain itu, badan usaha juga turut menerima KUR sebesar 0,21% dengan total penyaluran Rp 227,1 miliar. Distribusi ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menjangkau berbagai lapisan pelaku UMKM, termasuk perempuan dan badan usaha.
Keberhasilan penyaluran KUR ini menjadi indikator positif dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Pemerintah berharap, dengan terus mengoptimalkan program KUR, UMKM dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.