Mourinho Akui Sempat Cemas Inter Milan Ulangi Sejarah Treble Winner

Manajer AS Roma, Jose Mourinho, secara terbuka mengakui sempat merasa khawatir Inter Milan berpotensi mengulangi pencapaian treble winner yang pernah diraihnya pada musim 2009/2010. Kekhawatiran itu muncul seiring dengan performa impresif Inter di berbagai kompetisi musim ini.

Inter Milan, di bawah arahan Simone Inzaghi, memang tampil menjanjikan dengan sempat memimpin klasemen Serie A, melaju mulus di Coppa Italia, dan menunjukkan performa solid di Liga Champions. Hal ini memicu spekulasi bahwa Nerazzurri berpeluang besar meraih tiga gelar juara sekaligus.

Namun, mimpi Inter meraih treble akhirnya pupus setelah mereka tersingkir dari Coppa Italia oleh AC Milan dan kehilangan momentum di Serie A, yang akhirnya dimenangkan oleh Napoli. Kini, Inter hanya menyisakan satu peluang meraih trofi, yaitu Liga Champions, di mana mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain di final.

Dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports, Mourinho mengungkapkan perasaannya terkait potensi Inter meraih treble. Ia mengaku sempat khawatir rekornya sebagai satu-satunya pelatih yang mampu mempersembahkan treble winner untuk Inter akan terpecahkan.

"Saya ingin bersikap jujur, meskipun mungkin terdengar nakal. Saya sempat khawatir mereka bisa meraih treble, karena saya tidak ingin mereka melakukannya. Treble itu milik saya," ujar Mourinho.

Kendati demikian, Mourinho kini justru memberikan dukungan kepada Inter untuk meraih gelar Liga Champions. Ia menilai, kegagalan Inter di Serie A dan Coppa Italia membuat peluang mereka untuk fokus di Liga Champions semakin besar.

"Sekarang, karena mereka kalah di liga dan Coppa Italia, saya ingin mereka memenangkan Liga Champions," imbuhnya.

Mourinho juga memberikan pujian kepada pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, atas pekerjaannya yang luar biasa dalam membangun tim. Ia mengakui bahwa Enrique telah berhasil mengubah PSG menjadi tim yang solid meskipun kehilangan pemain bintang.

"Tentu saja, Luis Enrique bekerja dengan luar biasa di Paris. Dia mengubah tim. Mereka kehilangan, bisa kita katakan, pemain nomor satu, tetapi membangun ulang dengan fantastis. Jadi, jika Luis menang, saya juga akan berbahagia untuknya," pungkas Mourinho.

Berikut adalah perjalanan Inter Milan di musim kompetisi:

  • Serie A: Gagal meraih juara, dikalahkan oleh Napoli.
  • Coppa Italia: Tersingkir di babak perempat final oleh AC Milan.
  • Liga Champions: Melaju ke babak final dan akan menghadapi Paris Saint-Germain.

Mourinho sendiri tercatat dalam sejarah Inter Milan setelah berhasil memberikan gelar:

  • Scudetto
  • Coppa Italia
  • Liga Champions