Kunjungan Macron ke Akmil, Prabowo Bertanya Kesiapan Prajurit untuk Kapal Selam Scorpene

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama dengan Presiden Perancis, Emmanuel Macron, melakukan kunjungan ke Akademi Militer (Akmil) di Magelang. Dalam kunjungan tersebut, sebuah momen menarik terjadi ketika Prabowo berinteraksi dengan seorang prajurit TNI Angkatan Laut. Prabowo menanyakan kesiapan prajurit tersebut terkait rencana kedatangan kapal selam Scorpene dari Perancis ke Indonesia.

Momen tersebut terekam dan disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, memperlihatkan suasana di ruang kelas berbahasa Perancis di Akmil. Prabowo, dengan nada santai namun tegas, bertanya kepada prajurit tersebut mengenai latar belakang pendidikannya. Prajurit itu menjawab bahwa ia adalah lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 2014 dan bertugas di KRI Nagapasa (403), salah satu kapal selam andalan TNI. Dengan sigap, prajurit tersebut menjawab pertanyaan Prabowo dengan sikap sempurna.

"Siap untuk Scorpene nanti ya?" tanya Prabowo, yang dijawab dengan mantap oleh sang prajurit, "Siap, perintah!"

Emmanuel Macron, yang berdiri di belakang Prabowo, terlihat tersenyum menyaksikan interaksi tersebut. Kunjungan ini menjadi simbol penguatan kerjasama pertahanan antara Indonesia dan Perancis. Selain menanyakan kesiapan untuk Scorpene, Prabowo juga berinteraksi dengan prajurit lain di kelas tersebut, seorang siswa Akmil angkatan 2020 yang merupakan penerbang.

Kerjasama pertahanan antara Indonesia dan Perancis memang semakin erat. Pada tahun 2024, Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian dua kapal selam Scorpene dari Naval Group Perancis. Selain itu, pada tahun 2023, Indonesia juga membeli 13 radar pengawas jarak jauh dari Thales, sebuah perusahaan teknologi pertahanan asal Perancis. Upaya modernisasi alutsista Indonesia juga mencakup pemesanan jet tempur dari Perancis. Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono mengungkapkan bahwa enam unit jet Rafale pertama diperkirakan akan tiba di Indonesia pada awal tahun 2026.

Berikut daftar Alutsista yang dibeli Indonesia dari Perancis:

  • Dua kapal selam Scorpene (Naval Group)
  • 13 radar pengawas jarak jauh (Thales)
  • Jet tempur Rafale