Harimau Sumatera Koleksi Taman Rimba Jambi Tutup Usia Setelah 15 Tahun Dirawat
Kabar duka menyelimuti Taman Rimba Jambi. Uni, seekor Harimau Sumatera betina yang menjadi koleksi kebanggaan kebun binatang tersebut, ditemukan mati di kandangnya pada Kamis, 29 Mei 2025. Kematian Uni disebabkan oleh komplikasi penyakit yang diperparah oleh faktor usia.
Uni, yang didatangkan dari Taman Margasatwa Ragunan Jakarta pada tahun 2010, telah menghabiskan 15 tahun terakhir hidupnya di Taman Rimba Zoo Jambi. Saat tiba di Jambi, Uni masih berusia relatif muda, yakni 8 tahun. Kepala BKSDA Jambi, Agung Nugroho, menjelaskan bahwa kedatangan Uni merupakan hasil kerja sama antar lembaga konservasi, meskipun status kepemilikannya saat itu belum jelas.
Selama menjadi bagian dari Taman Rimba, Uni mendapatkan perawatan yang layak. Petugas kebun binatang secara rutin memandikan dan membersihkan kandangnya. Pakan pun diberikan secara teratur untuk memastikan kesehatan harimau karnivora tersebut. Namun, seiring bertambahnya usia, kondisi kesehatan Uni mulai menurun. Dua pekan terakhir sebelum kematiannya, Uni menunjukkan penurunan nafsu makan yang signifikan. Bahkan, makanan yang biasanya disantap dengan lahap, seperti daging sapi mentah dan ayam hidup, hanya dimakan sedikit atau bahkan diabaikan sama sekali.
Petugas medis telah berupaya memberikan perawatan intensif kepada Uni. Pada tanggal 28 Mei 2025, Uni menunjukkan perilaku tidak responsif, namun masih bersedia berjalan ke kandang jepit untuk mendapatkan tindakan medis. Tim medis memberikan fluid terapy dan ranitidine, namun sayangnya usaha tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa Uni. Pada tanggal 29 Mei 2025, pukul 12.00 WIB, Uni dinyatakan meninggal dunia.
Setelah dilakukan nekropsi, jenazah Uni dimakamkan di areal Tempat Penyelamatan Satwa BKSDA Jambi pada Kamis malam, sekitar pukul 20.05 WIB. Proses pemakaman dilakukan dengan berita acara dan disaksikan oleh berbagai pihak terkait.
Dengan kematian Uni, Taman Rimba Zoo Jambi saat ini tidak lagi memiliki koleksi Harimau Sumatera. BKSDA Jambi menyatakan bahwa penambahan koleksi satwa di Taman Rimba merupakan kewenangan pihak lembaga konservasi Taman Rimba.
Kepergian Uni menjadi kehilangan besar bagi Taman Rimba Jambi dan menjadi pengingat akan pentingnya upaya konservasi Harimau Sumatera, spesies yang terancam punah.