Tragedi Jelang Idul Adha: Kebakaran Kandang Kambing di Wonosobo Renggut Nyawa Ternak dan Puluhan Juta Rupiah

Momen sukacita menjelang Hari Raya Idul Adha berubah menjadi duka mendalam bagi seorang peternak di Wonosobo. Kebakaran hebat melanda kandang miliknya, merenggut nyawa sembilan ekor kambing dan menyebabkan kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

Insiden tragis ini terjadi pada hari Jumat (30/5/2025) siang, di Dusun Mekarsari, Desa Kalibeber, Kecamatan Mojotengah. Api dengan cepat melahap kandang, meninggalkan puing-puing dan bangkai ternak yang hangus. Rama (26), sang pemilik kandang, tak kuasa menahan kesedihan saat melihat usahanya musnah dalam sekejap.

Menurut keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, kebakaran diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran rumput di sekitar kandang. Saat kejadian, Rama sedang tidak berada di tempat karena menghadiri acara di wilayah Singkir. Ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar dari sang istri sepulang salat Jumat.

"Diduga api berasal dari rumput gajah yang terbakar di dekat kandang. Informasi awal mengindikasikan adanya aktivitas pembakaran rumput yang kemudian ditinggalkan saat pemiliknya menjalankan ibadah salat Jumat," jelas Kepala BPBD Kabupaten Wonosobo, Dudi Wardoyo.

Tim pemadam kebakaran dari BPBD Wonosobo segera diterjunkan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Upaya pemadaman berlangsung cukup lama, dan api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 13.45 WIB. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materi yang dialami Rama sangat signifikan.

"Kami langsung bergerak cepat melakukan pemadaman, pendinginan, serta memberikan sosialisasi dan berkoordinasi dengan warga setempat. Untungnya, operasi pemadaman berjalan lancar tanpa kendala berarti," imbuh Dudi Wardoyo.

Menyikapi kejadian ini, BPBD Kabupaten Wonosobo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama menjelang Idul Adha. Aktifitas pembakaran, sekecil apapun, harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak ditinggalkan tanpa pengawasan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama saat persiapan Idul Adha. Pastikan pembakaran dilakukan dengan aman dan tidak ditinggalkan begitu saja," tegas Dudi.

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat, khususnya para peternak, untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap bahaya kebakaran. Pencegahan adalah langkah terbaik untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Dampak Kebakaran:

  • Satu kandang kambing ludes terbakar.
  • Sembilan ekor kambing mati terpanggang.
  • Kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

Imbauan BPBD:

  • Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
  • Melakukan aktivitas pembakaran dengan hati-hati.
  • Tidak meninggalkan api tanpa pengawasan.

Pencegahan Kebakaran:

  • Bersihkan lingkungan sekitar dari material mudah terbakar.
  • Sediakan alat pemadam api ringan (APAR) di tempat yang mudah dijangkau.
  • Periksa instalasi listrik secara berkala.
  • Laporkan segera jika terjadi kebakaran kepada petugas terkait.