Dembele Enggan Berspekulasi Soal Dampak Kehadiran Mbappe di PSG Jelang Final Liga Champions

Paris Saint-Germain (PSG) kini berada di ambang sejarah setelah menyapu bersih gelar domestik dan bersiap menghadapi partai puncak Liga Champions. Jelang laga krusial tersebut, Ousmane Dembele memilih fokus pada pertandingan final dan enggan berspekulasi mengenai dampak kehadiran Kylian Mbappe di skuad PSG saat ini.

Musim ini, PSG telah mengamankan tiga gelar bergengsi di kancah domestik Prancis. Kini, mereka membidik trofi Liga Champions sebagai pelengkap dominasi mereka. Pertandingan final Liga Champions antara PSG dan Inter Milan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 1 Juni, di Allianz Arena, Munich. Kemenangan di laga ini akan mengukir sejarah bagi Les Parisiens dengan meraih trofi Si Kuping Besar pertama mereka.

Menjelang pertandingan penting ini, Ousmane Dembele dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai kemungkinan yang terjadi jika Kylian Mbappe masih berseragam PSG. Apakah kehadiran Mbappe akan membuat PSG semakin tak terkalahkan dan mampu mencapai laga puncak dengan lebih meyakinkan? Dembele dengan diplomatis menjawab.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika Mbappe masih di sini," ujarnya, seperti dikutip dari berbagai sumber.

Dembele menegaskan bahwa ia tidak bermaksud untuk tidak menghormati Kylian Mbappe. Ia menaruh respek yang besar kepada rekan setimnya di Timnas Prancis tersebut. Dembele memahami bahwa keputusan Mbappe untuk bergabung dengan Real Madrid didasari oleh keinginan untuk mengejar mimpinya.

"Dia telah memimpikan Real Madrid dan sekarang kami fokus pada diri sendiri," tegasnya.

Di sisi lain, Kylian Mbappe sendiri telah menunjukkan performa yang menjanjikan bersama Real Madrid. Ia berhasil membawa Los Blancos meraih Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental. Selain itu, Mbappe juga berhasil menyabet gelar top skor LaLiga. Namun, langkahnya di Liga Champions harus terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan oleh Arsenal. Real Madrid juga gagal meraih gelar LaLiga musim ini setelah dikalahkan oleh Barcelona.