Pengaruh Kaiju Klasik: Godzilla dan Ultraman Menginspirasi Visual Anime 'Dandadan'

Adaptasi anime Dandadan garapan Science SARU, yang tayang di Netflix, telah memikat perhatian penggemar dengan kombinasi genre yang unik. Jelang penayangan musim kedua pada Juli 2025, terungkap bahwa inspirasi visual anime ini berasal dari sumber yang tak terduga: film-film kaiju klasik Jepang, khususnya Godzilla dan Ultraman.

Sutradara animasi Dandadan, Abel Gongora, mengungkapkan bahwa pengaruh Godzilla dan Ultraman sangat terasa dalam karyanya. Pengakuan ini muncul setelah banyak penggemar memperhatikan referensi visual dalam anime tersebut yang mengingatkan pada monster-monster ikonis tersebut. Gongora menjelaskan bahwa ia banyak menonton film-film Jepang lama atas rekomendasi dari sutradara Yamashiro, termasuk Ultraman Shin, Kamen Rider, dan Shin Godzilla. Ia terkesan dengan bagaimana Ultraman Shin berhasil menyajikan cerita Ultraman klasik dalam bahasa yang lebih modern dan mudah dinikmati.

Netizen sebelumnya telah berspekulasi mengenai pengaruh kaiju dalam Dandadan. Spekulasi tersebut diperkuat dengan kemunculan versi tiruan kaiju dalam alur cerita pertarungan, khususnya dalam episode ke-8, yang menampilkan pembuatan ulang Atomic Breath.

Gongora menyebutkan bahwa ia menonton lebih dari 217 film sepanjang tahun 2024, dan banyak di antaranya berasal dari genre horor. Pengaruh film-film ini juga akan terlihat dalam musim kedua Dandadan, yang akan mengadaptasi alur cerita Cursed House dan Evil Eye dari manga karya Yukinobu Tatsu. Alur cerita ini dikenal sebagai bagian tergelap dalam serial Dandadan.