Filipina dan Indonesia Memimpin Tingkat Adopsi Video Game Global di Kuartal Ketiga 2024

Filipina dan Indonesia Unggul dalam Jumlah Pemain Video Game

Video game telah menjadi bagian integral dari budaya populer global, menawarkan hiburan dan pelarian bagi jutaan orang di seluruh dunia. Sebuah studi terbaru oleh Statista menyoroti negara-negara dengan tingkat penetrasi video game tertinggi di antara pengguna internet pada kuartal ketiga tahun 2024. Hasil survei menunjukkan bahwa Filipina dan Indonesia memimpin dalam hal adopsi video game.

Filipina menduduki peringkat pertama dengan 96,6% pengguna internet yang bermain video game. Indonesia berada di urutan kedua dengan 96,4%. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa video game sangat populer di kalangan masyarakat Filipina dan Indonesia.

Berikut adalah daftar lengkap 10 negara teratas dengan pangsa pengguna internet yang bermain video game:

  • Filipina: 96,6%
  • Indonesia: 96,4%
  • India: 94,3%
  • Afrika Selatan: 94,2%
  • Thailand: 93,5%
  • Arab Saudi: 93,4%
  • Turki: 92,3%
  • Taiwan: 92,1%
  • Mesir: 91,6%
  • Meksiko: 91,5%

Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa perangkat seluler adalah platform yang paling populer untuk bermain video game, dengan 67% pemain game bermain melalui smartphone mereka. PC atau laptop digunakan oleh 34% pemain.

Dr. Andrew Przybylski dari Oxford University melakukan penelitian bahwa bermain games dapat meningkatkan kebahagiaan seseorang. Kecanduan bermain games dapat diidentifikasi jika seseorang memenuhi kriteria tertentu. Survei melibatkan 19.000 pria dan wanita dari Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman.

Pasar Video Game Global Terus Berkembang

Menurut laporan Pasar Gim Global Newzoo 2023, terdapat sekitar 3,4 miliar pemain video game di seluruh dunia. Wilayah Asia-Pasifik memiliki jumlah pemain tertinggi, yaitu 1,789 miliar, diikuti oleh Timur Tengah dan Afrika dengan 574 juta pemain. Eropa memiliki 447 juta pemain, Amerika Latin 335 juta pemain, dan Amerika Utara 237 juta pemain.

Pasar video game global diperkirakan menghasilkan pendapatan sebesar $188 miliar pada tahun 2023. Perusahaan-perusahaan seperti Tencent, Microsoft, Sony, NetEase, Nintendo, dan Activision Blizzard adalah beberapa pengembang dan penerbit video game terkemuka di dunia.

Pertumbuhan pasar video game yang berkelanjutan menunjukkan bahwa video game akan terus menjadi sumber hiburan yang populer bagi orang-orang di seluruh dunia. Dengan inovasi teknologi dan konten game baru yang terus bermunculan, industri video game siap untuk terus berkembang di tahun-tahun mendatang.