Pengambilan PIN SPMB Jatim Dimulai: Siswa Diimbau Tidak Menunda
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA dan SMK di Jawa Timur telah memasuki tahap krusial, yakni pengambilan Personal Identification Number (PIN). Proses pengambilan PIN ini telah dimulai sejak 2 Juni 2025 dan akan berlangsung hingga 13 Juni 2025. Tahapan ini menjadi syarat wajib bagi seluruh calon siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK negeri di wilayah Jawa Timur.
Calon peserta didik dihimbau untuk segera melakukan proses pengambilan PIN. Pengajuan PIN dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi PPDB Jawa Timur, spmbjatim.net. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menekankan pentingnya bagi calon siswa untuk tidak menunda-nunda proses pengambilan PIN ini. Menurutnya, waktu yang tersedia selama kurang lebih dua pekan harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
"Kami mengimbau kepada seluruh calon siswa untuk segera melakukan pengambilan PIN. Jangan sampai menunda hingga batas akhir waktu yang telah ditentukan," ujar Aries Agung Paewai.
Selain pengambilan PIN, calon siswa juga diwajibkan untuk menentukan titik lokasi domisili tempat tinggal mereka secara mandiri melalui fitur geolokasi yang tersedia di laman PPDB. Proses penentuan lokasi ini hanya dapat dilakukan satu kali selama periode PPDB berlangsung. Oleh karena itu, calon siswa diminta untuk berhati-hati dan memastikan data yang dimasukkan akurat. Pemprov Jatim menekankan agar tahapan ini menjadi perhatian khusus bagi calon siswa, karena berpengaruh terhadap sistem zonasi.
Bagi calon siswa atau orang tua yang mengalami kesulitan atau memiliki pertanyaan terkait PPDB 2025, Dinas Pendidikan Jawa Timur telah menyediakan layanan helpdesk di kantor dinas yang berlokasi di Jalan Jagir Sidosermo V, Surabaya. Selain itu, tim informasi dan konsultasi juga tersedia di seluruh SMA/SMK negeri di Jawa Timur. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya mengenai proses PPDB. Panitia membuka lebar kesempatan kepada calon siswa atau wali murid yang kebingungan, untuk bertanya langsung.
PPDB tahun 2025 ini menyediakan lima jalur pendaftaran untuk SMA/SMK negeri di Jawa Timur, yaitu:
- Jalur Mutasi
- Jalur Afirmasi
- Jalur Prestasi Lomba
- Jalur Domisili (Zonasi)
- Jalur Nilai Prestasi Akademik
Kelima jalur tersebut akan dilaksanakan dalam empat tahapan pendaftaran, yang akan dimulai pada tanggal 16 Juni dan berakhir pada tanggal 3 Juli 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyediakan kuota sebanyak 261.396 kursi untuk SMA dan SMK negeri. Sementara itu, jumlah lulusan SMP dan sederajat di Jawa Timur mencapai 682.252 siswa. Dengan demikian, hanya sekitar 38,81 persen lulusan SMP yang dapat tertampung di sekolah negeri. Siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri diharapkan dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.
Dengan dimulainya pengambilan PIN, diharapkan calon siswa dan orang tua dapat mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seluruh tahapan PPDB sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk menyelenggarakan PPDB yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh calon siswa.