Penantian Dua Dekade Berbuah Manis: Pasangan di Manggarai Barat Raih Status P3K

Di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, kisah inspiratif datang dari Maksimus Hery Yanto dan Nertiana Tuti, pasangan suami istri yang telah mengabdikan diri selama dua dekade sebagai tenaga kontrak daerah (TKD). Penantian panjang mereka akhirnya berbuah manis dengan diterimanya Surat Keputusan (SK) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Perjalanan pengabdian Jose (sapaan akrab Maksimus) dan Nertiana dimulai sejak tahun 2005. Selama kurun waktu tersebut, mereka menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian status kepegawaian. Dengan penghasilan yang terbatas, mereka tetap berdedikasi melayani masyarakat Manggarai Barat dengan penuh ketulusan dan kesabaran. Cinta akan pekerjaan dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi daerah menjadi motivasi utama mereka untuk terus bertahan.

Momen bersejarah itu terjadi pada Senin, 2 Juni 2025, saat Jose dan Nertiana secara resmi menerima SK P3K. Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah keduanya, air mata haru tak dapat dibendung. Jose mengungkapkan bahwa momen ini adalah sesuatu yang telah mereka nantikan selama 20 tahun. Ia mengaku sangat bersyukur atas perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil. Saat ini, Jose bertugas di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Manggarai Barat.

Nertiana pun tak kalah terharu. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjuangan mereka selama ini. Ia meyakini bahwa pengabdian yang tulus akan selalu mendapatkan balasan yang setimpal. Keberhasilan pasangan ini tak lepas dari dukungan dan perhatian para pemimpin daerah, termasuk Bupati Edistasius Endi, Wakil Bupati Yulianus Weng, Sekretaris Daerah Hans Sodo, dan Kepala BKD Thomas Varan. Mereka berperan penting dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga honorer di Manggarai Barat.

Perjalanan Jose dan Nertiana sebagai TKD penuh dengan pengorbanan. Mereka harus mengesampingkan kepentingan pribadi demi melayani masyarakat. Namun, semangat mereka tak pernah surut. Kisah mereka kini menjadi inspirasi bagi ribuan tenaga honorer lainnya yang masih berjuang di berbagai pelosok negeri. Dedikasi mereka membuktikan bahwa integritas dan kesetiaan akan selalu menemukan jalannya.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer. Pengangkatan TKD menjadi P3K, seperti yang diraih oleh Jose dan Nertiana, merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.

Dengan status baru ini, pasangan ini bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Manggarai Barat. Jose menegaskan bahwa ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Mereka berharap kisah mereka dapat menginspirasi banyak orang untuk terus berkarya dengan hati dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.