Fenomena Boneka Reborn: Antara Hobi dan Kebutuhan Emosional di Brasil

Di Brasil, fenomena boneka reborn, replika bayi yang sangat mirip aslinya, tengah menjadi perbincangan hangat. Boneka-boneka ini, yang terbuat dari silikon atau vinil berkualitas tinggi, bahkan dilengkapi dengan detail seperti guratan wajah, bulu mata, dan kemampuan untuk menangis serta mengisap dot, sehingga sulit dibedakan dari bayi sungguhan.

Seorang Youtuber bernama Gabi Matos (21), menjadi salah satu tokoh sentral dalam fenomena ini. Ia memiliki 22 koleksi boneka reborn dan memperlakukan mereka layaknya anak sendiri, mulai dari memberi makan, memandikan, hingga mengajak bermain. Aktivitasnya ini ia bagikan melalui kanal Youtube yang memiliki 1,3 juta subscriber. Meskipun banyak yang menyukai kontennya, tak sedikit pula yang mengkritik dan bahkan menyebutnya perlu dirawat di rumah sakit jiwa.

Tren boneka reborn ini bermula di Amerika Serikat pada awal 1990-an, namun popularitasnya meroket di Amerika Selatan dalam beberapa tahun terakhir. Boneka-boneka ini dijual dengan harga yang bervariasi, bahkan bisa mencapai ribuan dollar AS.

Alana Generoso, seorang kolektor sekaligus pemilik toko boneka reborn, menekankan bahwa pelanggannya adalah orang-orang normal yang mencari 'mimpi'. Toko miliknya didesain menyerupai rumah sakit bersalin lengkap dengan inkubator, menciptakan pengalaman yang unik bagi para pelanggannya. Ia mengakui bahwa ada sebagian kecil orang yang merawat boneka seakan bayi sungguhan, namun sebagian besar pelanggannya adalah anak-anak dan orang dewasa yang menjalani kehidupan normal.

Psikolog Viviane Cunha menjelaskan bahwa mengoleksi boneka reborn belum tentu merupakan gangguan jiwa. Menurutnya, hal ini baru bisa dikategorikan sebagai gangguan jika hobi tersebut menyebabkan kerugian sosial, emosional, atau ekonomi. Ia juga mengaitkan fenomena ini dengan epidemi kesepian global yang diperburuk oleh pembatasan sosial selama pandemi COVID-19. Boneka reborn mungkin menjadi cara bagi sebagian orang untuk mencari ikatan atau koneksi emosional yang hilang.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa orang tertarik dengan boneka reborn:

  • Pengganti anak: Bagi sebagian orang, boneka reborn bisa menjadi pengganti anak yang telah meninggal, anak yang telah dewasa dan meninggalkan rumah, atau bagi mereka yang tidak bisa memiliki anak.
  • Terapi: Boneka reborn dapat digunakan sebagai alat terapi bagi penderita demensia atau Alzheimer, karena dapat memberikan rasa nyaman dan aman.
  • Hobi: Bagi sebagian orang, mengoleksi boneka reborn adalah hobi yang menyenangkan dan memuaskan.
  • Kebutuhan Emosional: Boneka reborn dapat memberikan rasa memiliki, rasa dicintai, dan rasa dibutuhkan. Kebutuhan ini sangat penting bagi kesehatan mental.

Fenomena boneka reborn ini memunculkan berbagai pandangan. Ada yang menganggapnya sebagai hobi yang tidak berbahaya, ada yang menganggapnya aneh, dan ada pula yang mengkhawatirkan dampaknya terhadap kesehatan mental. Terlepas dari pandangan yang berbeda-beda, fenomena ini menunjukkan bahwa manusia memiliki kebutuhan emosional yang kompleks dan mencari cara yang berbeda-beda untuk memenuhinya.