DPRD Nganjuk Desak Pemerintah Daerah Percepat Proses Pengajuan Gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk untuk meningkatkan keseriusan dan mempercepat proses pengajuan gelar pahlawan nasional bagi Marsinah, seorang tokoh buruh perempuan yang berasal dari daerah tersebut.

Marsinah dianggap layak menerima penghargaan tertinggi negara atas dedikasinya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Endah Sri Murtini, menegaskan dukungannya terhadap usulan ini, menyatakan bahwa Marsinah adalah tokoh penting bagi Kabupaten Nganjuk.

Menurut informasi yang ada, Pemkab Nganjuk belum membentuk tim khusus yang bertugas mengkaji dan mempersiapkan dokumen administrasi yang diperlukan untuk pengajuan gelar pahlawan Marsinah. Endah Sri Murtini berjanji akan menindaklanjuti hal ini dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Nganjuk dan menekankan pentingnya pembentukan tim tersebut.

Endah Sri Murtini menyadari momentum dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Presiden terpilih Prabowo Subianto, harus dimanfaatkan oleh Pemkab Nganjuk untuk bergerak cepat. Ia akan terus mengingatkan Pemkab Nganjuk, khususnya Dinsos PPPA, agar segera memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

Sebagai seorang perempuan, Endah Sri Murtini merasa bangga dengan sosok Marsinah. Meskipun perjuangannya berakhir tragis, Marsinah telah memberikan pelajaran berharga bagi perempuan Indonesia, khususnya perempuan di Nganjuk. Marsinah adalah simbol keberanian perempuan dalam menyuarakan hak-haknya.

Endah berharap Marsinah dapat menjadi inspirasi bagi perempuan untuk berani menyuarakan pendapat, ide, dan emansipasi mereka, serta mampu berprestasi lebih baik dari Marsinah, khususnya di Kabupaten Nganjuk. Saat ini, Marsinah adalah satu-satunya tokoh perempuan dari Nganjuk yang diusulkan sebagai pahlawan nasional.

Sebelumnya, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyatakan niatnya untuk membentuk tim khusus untuk mempersiapkan pengusulan Marsinah sebagai pahlawan nasional, namun tim tersebut belum terbentuk secara resmi. Media telah mencoba mengonfirmasi hal ini kepada Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk, Darmantono, tetapi belum berhasil mendapatkan tanggapan.