Pemprov Jakarta Targetkan Ribuan Ijazah Tertahan Tuntas di Tahun 2025 Melalui Program Pemutihan

Pemerintah Provinsi Jakarta menargetkan penyelesaian masalah ribuan ijazah peserta didik yang tertahan di sekolah akibat kendala biaya pada tahun 2025. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan komitmen ini saat menyerahkan bantuan pemutihan ijazah tahap ketiga kepada 827 peserta didik di Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2025).

"Saya secara pribadi memantau perkembangan program ini dan menargetkan sekitar 6.652 ijazah dapat diputihkan tahun ini," ujar Pramono di SMK Miftahul Falah, Kebayoran Lama. Inisiatif pemutihan ijazah ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jakarta dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) (Bazis) Jakarta, sebagai upaya untuk membantu para lulusan yang kesulitan mengambil ijazah mereka karena belum mampu melunasi biaya administrasi sekolah.

Pramono menjelaskan bahwa banyak lulusan yang terhambat dalam meraih kesempatan pendidikan dan pekerjaan karena ijazah mereka masih tertahan. "Saya yakin, alasan utama ijazah-ijazah ini belum diambil adalah masalah biaya," tambahnya.

Program pemutihan ijazah telah dilaksanakan secara bertahap melalui tiga gelombang. Tahap pertama pada 25 April 2025 menyasar 117 peserta didik, diikuti tahap kedua pada 2 Mei dengan 371 penerima, dan tahap ketiga pada 3 Juni dengan 827 penerima. Hingga saat ini, total 1.315 peserta didik telah menerima bantuan dengan total nilai mencapai Rp 4,3 miliar.

"Realisasi bantuan untuk tahap 1, 2, dan 3 mencapai 1.315 peserta didik dengan nilai Rp 4.338.796.771," ungkap Pramono.

Selain program pemutihan ijazah, Pramono juga menyinggung berbagai program bantuan pendidikan lainnya, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang diberikan kepada 707.622 siswa, serta Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang diberikan kepada 16.979 mahasiswa. Ia berharap seluruh program ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta secara keseluruhan.

"Saya sangat berharap pendidikan di Jakarta akan semakin baik. Bagi para penerima ijazah hari ini yang masih memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan, saya berharap dapat memperoleh KJMU," pungkas Pramono, menekankan pentingnya pendidikan berkelanjutan bagi generasi muda Jakarta.

Daftar Penerima Bantuan Pemutihan Ijazah:

  • Tahap 1 (25 April 2025): 117 peserta didik
  • Tahap 2 (2 Mei 2025): 371 peserta didik
  • Tahap 3 (3 Juni 2025): 827 peserta didik
  • Total Penerima: 1.315 peserta didik

Total Nilai Bantuan: Rp 4.338.796.771