Liga Muslim Dunia Puji Kontribusi NU dalam Aksi Kemanusiaan Skala Global
Apresiasi Liga Muslim Dunia terhadap Nahdlatul Ulama
Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (MWL), Syekh Dr. Muhammad bin Abdul Karim al-Issa, memberikan pujian kepada Nahdlatul Ulama (NU) atas peran aktif dan kontribusi signifikan mereka dalam bidang kemanusiaan serta dampaknya di tingkat internasional. Penghargaan ini diungkapkan saat pertemuan antara Syekh al-Issa dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), K.H. Yahya Cholil Staquf, beserta delegasi di kantor pusat MWL di Riyadh, Arab Saudi.
Syekh al-Issa menyampaikan kebanggaannya terhadap NU, mengakui kontribusi besar organisasi tersebut dalam mengatasi berbagai permasalahan global dan mendukung aksi kemanusiaan di seluruh dunia. MWL juga menyoroti pentingnya kemitraan strategis yang telah terjalin dengan PBNU, yang dianggap memiliki nilai yang sangat besar dalam mencapai tujuan bersama.
Kemitraan Strategis dan Inisiatif Global
Salah satu bukti keberhasilan kolaborasi antara MWL dan PBNU adalah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) R-20 di Bali pada tahun 2022, yang menjadi bagian dari rangkaian acara KTT G-20. MWL berharap kemitraan strategis ini akan terus berkembang dan menghasilkan program serta agenda bersama lainnya di masa depan.
Ketua Umum PBNU, K.H. Yahya Cholil Staquf, menyampaikan apresiasi atas kontribusi MWL dalam memajukan kepentingan umat Islam dan masyarakat internasional. Beliau juga menyatakan harapan untuk terus memperkuat hubungan baik dan kemitraan yang telah terjalin antara kedua organisasi.
K.H. Yahya Cholil Staquf menjelaskan bahwa kolaborasi antara PBNU dan MWL telah menghasilkan KTT R-20 di Bali, sebuah acara bersejarah yang menghasilkan rekomendasi penting yang telah didokumentasikan dalam sebuah buku yang diterbitkan dalam tiga bahasa: Inggris, Arab, dan Indonesia.
Inisiatif Global PBNU Pasca-R20
Setelah sukses dengan R-20 di Bali, PBNU terus mengembangkan inisiatif internasional yang bertujuan untuk mempertemukan tokoh-tokoh agama terkemuka dari seluruh dunia guna mencari solusi atas berbagai masalah global. Beberapa inisiatif tersebut antara lain:
- ASEAN IIDC di Jakarta pada Agustus 2023
- R-20 ISORA di Jakarta pada November 2023
- Konferensi Internasional Humanitarian Islam di Jakarta pada November 2024
Dalam kunjungan tersebut, K.H. Yahya Cholil Staquf didampingi oleh sejumlah pejabat PBNU dan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh.