Setelah Delapan Tahun Absen dari Dunia Kerja, Mada Kembali Berburu Peluang di Tengah Persaingan Ketat

Jakarta, 3 Juni 2025 - Semangat membara terlihat di wajah Mada, seorang wanita berusia 42 tahun yang tak kenal lelah menyusuri barisan stan di Job Fair Jakarta Barat 2025 yang diadakan di GOR Tanjung Duren. Setelah hampir satu dekade vakum dari dunia profesional, Mada kembali hadir dengan harapan besar untuk memulai babak baru dalam kariernya.

Pengalaman pahit kehilangan pekerjaan di sebuah resort di Kepulauan Riau pada tahun 2018 silam menjadi titik balik dalam hidupnya. Namun, jeda panjang ini bukan tanpa alasan yang mulia. Mada memilih untuk mengabdikan dirinya sebagai caregiver bagi sang ibunda yang terserang stroke, sebuah pilihan yang mengorbankan kariernya demi bakti kepada keluarga.

"Merawat ibu menjadi prioritas utama saya," ungkap Mada, dengan mata berbinar. "Kini, setelah kondisi ibu semakin membaik, saya merasa inilah saatnya untuk kembali berkontribusi dan mencari nafkah."

Namun, jalan yang harus ditempuh Mada tidaklah mudah. Ia menyadari bahwa usia menjadi salah satu kendala utama dalam proses pencarian kerja. Persaingan ketat dengan para pencari kerja yang lebih muda dan segar menjadi tantangan tersendiri.

"Saya sadar, usia saya memang bukan lagi usia yang ideal bagi perusahaan," ujarnya, dengan nada sedikit getir. "Namun, saya memiliki pengalaman dan dedikasi yang tinggi. Saya yakin, ada perusahaan yang bersedia memberikan saya kesempatan."

Kisah serupa juga dialami oleh Elanda, seorang pria berusia 40 tahun yang turut meramaikan Job Fair Jakarta Barat. Setelah 10 tahun mengabdi di sebuah perusahaan, ia harus rela kehilangan pekerjaannya akibat perampingan karyawan pada Agustus 2024 lalu.

"Kontrak saya tidak diperpanjang karena perusahaan melakukan efisiensi," jelas Elanda, dengan wajah lesu. "Tentu saja, ini menjadi pukulan berat bagi saya dan keluarga."

Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, Elanda banting setir menjadi pengemudi ojek online. Namun, penghasilan yang didapat tidaklah seberapa dan jauh dari kata cukup.

"Penghasilan sebagai ojol hanya cukup untuk mengisi perut saja," keluhnya. "Saya berharap, melalui job fair ini, saya bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak dan stabil untuk masa depan keluarga."

Antusiasme para pencari kerja seperti Mada dan Elanda terlihat jelas di GOR Tanjung Duren sejak pagi hari. Ratusan orang rela mengantre panjang demi mendapatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan dan melamar pekerjaan impian mereka.

Job Fair Jakarta Barat 2025 menjadi oase harapan bagi mereka yang tengah berjuang mencari nafkah di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit. Semoga, usaha dan doa mereka membuahkan hasil yang manis dan membawa perubahan positif bagi kehidupan mereka.