Kambing Seharga Rp 3,5 Juta Jadi Primadona Kurban di Yogyakarta

Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban di Yogyakarta mengalami peningkatan signifikan. Di tengah beragamnya pilihan, kambing dengan banderol harga Rp 3,5 juta justru menjadi primadona di kalangan warga yang hendak berkurban.

Seorang pedagang hewan kurban bernama Deden, yang telah menekuni bisnis ini selama kurang lebih 35 tahun, mengungkapkan bahwa harga tersebut dianggap ideal. Menurutnya, harga Rp 3,5 juta sepadan dengan ukuran dan kualitas kambing yang ditawarkan, sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk berkurban. Deden, yang mewarisi usaha ini dari ayahnya, fokus menjual domba dan kambing. Ia mendatangkan hewan-hewan ternaknya dari berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Muntilan, Temanggung, dan Magelang. Hingga saat ini, ia memiliki 97 ekor domba dan kambing, termasuk jenis Jawa yang diperoleh dari peternak lokal di sekitar Yogyakarta.

Menjelang Idul Adha, Deden mulai membuka lapaknya sejak H-17. Hingga kini, ia telah berhasil menjual 70 ekor hewan kurban dengan kisaran harga antara Rp 1,8 juta hingga Rp 5,8 juta. Deden memastikan bahwa harga yang ditawarkannya tidak akan naik menjelang hari H. Ia mampu menjual 4 hingga 5 ekor hewan setiap hari, bahkan saat ramai pembeli, ia bisa menjual hingga 10 ekor. Tahun lalu, Deden menargetkan penjualan 100 ekor hewan kurban, dan ia optimis target tersebut akan tercapai tahun ini. Ia juga menambahkan, bahwa saat ini mayoritas pembeli mencari kambing dengan harga sekitar Rp 3,5 juta, dimana harga tersebut disesuaikan dengan ukuran atau bobot kambing atau domba.

Untuk memastikan kesehatan hewan kurban yang dijual di Yogyakarta, Dinas Peternakan dan Pangan Kota Yogyakarta secara rutin melakukan pemeriksaan. Dokter hewan Kota Yogyakarta, Imam Abror, menjelaskan bahwa pemeriksaan meliputi pengecekan gigi, mata, alat gerak, dan kelenjar domba. Timnya telah melakukan pemeriksaan di berbagai pasar hewan kurban, dan hingga saat ini tidak ditemukan adanya hewan yang sakit. Imam menjelaskan ciri-ciri hewan kurban yang baik, antara lain mata yang bersih dan jernih, hidung yang basah, mampu berdiri dengan keempat kaki, organ kelamin yang lengkap, dan bulu yang bersih. Total, Dinas Peternakan dan Pangan Kota Yogyakarta memantau 84 titik penjualan hewan kurban, termasuk peternakan dan pasar hewan sementara di seluruh Kota Yogyakarta.

Berikut adalah ciri-ciri hewan kurban yang sehat menurut Dinas Peternakan dan Pangan Kota Yogyakarta:

  • Mata bersih dan jernih
  • Hidung basah
  • Berdiri tegak dengan keempat kaki
  • Organ kelamin lengkap
  • Bulu bersih dan mengkilap