Jasa Marga Dorong Pembiayaan Inovatif Jalan Tol Berkelanjutan di Forum CreatIFF 2025

PT Jasa Marga (Persero) Tbk., melalui Direktur Utama Rivan A Purwantono, aktif mempromosikan skema pembiayaan kreatif untuk infrastruktur jalan tol yang berkelanjutan. Hal ini menjadi sorotan utama dalam forum Creative Infrastructure Financing Day (CreatIFF) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI) Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Acara yang berlangsung di Auditorium Kementerian PU, Jakarta, menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan mencari solusi inovatif dalam pembiayaan infrastruktur.

Forum CreatIFF 2025, bertema "Menjawab Tantangan Pembiayaan Kreatif di Tengah Optimalisasi Anggaran", dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri PU Dody Hanggodo, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, Sekretaris Jenderal Kementerian PU Mohammad Zainal Fatah, dan Direktur Jenderal DJPI Pekerjaan Umum Kementerian PU Rachman Arief Dienaputra. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Dalam forum tersebut, Rivan A Purwantono didampingi oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Jasa Marga, Pramitha Wulanjani, beserta jajaran BOD-1 Jasa Marga Group. Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa CreatIFF 2025 adalah hasil kolaborasi lintas sektor yang bertujuan untuk menemukan solusi pembiayaan inovatif bagi pembangunan infrastruktur nasional. Ia juga menambahkan bahwa strategi pembiayaan harus kreatif dan berkelanjutan agar proyek infrastruktur dapat selesai tepat waktu dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi serta pemerataan kesejahteraan.

Dalam sesi Bincang Infrastruktur, Rivan menyampaikan bahwa iklim investasi di industri jalan tol perlu dijaga untuk menarik investor swasta dan asing. Ia menyoroti pentingnya optimalisasi skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk mempercepat penyediaan infrastruktur jalan tol sebagai bagian dari tujuan pembangunan nasional. Menurutnya, pendekatan KPBU membuka peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah jalan tol. Jasa Marga telah menerapkan berbagai inisiatif pembiayaan kreatif yang menjadi contoh terbaik di industri, termasuk sekuritisasi tol Jagorawi (2017), penerbitan Komodo Bond (2017), Project Bond Marga Lingkar Jakarta (MLJ) (2017), dan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) Jalan Tol Trans Jawa (2018). Pada tahun 2019, Jasa Marga meluncurkan instrumen Dana Investasi Infrastruktur (Dinfra) dan pada tahun 2024 berhasil menyelesaikan equity financing untuk PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT). Inovasi-inovasi ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan jangka panjang tanpa bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta membuka akses pembiayaan yang lebih inklusif bagi investor domestik dan internasional. Sebagai BUMN yang bergerak di bidang infrastruktur jalan tol, Jasa Marga berkomitmen untuk terus mendorong terobosan pembiayaan kreatif, memperkuat sinergi dengan regulator dan lembaga keuangan, serta memastikan bahwa setiap proyek jalan tol berkelanjutan secara finansial dan lingkungan. Dengan pendekatan proaktif dan inovatif, Jasa Marga optimis dapat berkontribusi secara signifikan dalam membangun infrastruktur nasional yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Inisiatif Pembiayaan Kreatif Jasa Marga:

  • Sekuritisasi Tol Jagorawi (2017)
  • Penerbitan Komodo Bond (2017)
  • Project Bond Marga Lingkar Jakarta (MLJ) (2017)
  • Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) Jalan Tol Trans Jawa (2018)
  • Dana Investasi Infrastruktur (Dinfra) (2019)
  • Equity Financing PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) (2024)