Antisipasi Lonjakan Kasus, Rumah Sakit di Banyuwangi Diminta Bersiap Hadapi Potensi Gelombang COVID-19

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi potensi peningkatan kasus COVID-19. Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi telah mengeluarkan instruksi kepada sejumlah rumah sakit (RS) yang sebelumnya menjadi pusat rujukan pasien COVID-19 untuk kembali mempersiapkan fasilitas isolasi.

Inisiatif ini diambil sebagai respons terhadap perkembangan situasi COVID-19 di kawasan Asia Tenggara, yang menunjukkan adanya peningkatan kasus. Meskipun varian Omicron yang saat ini dominan tidak separah varian Delta dalam hal tingkat kematian, penyebarannya yang sangat cepat menjadi perhatian utama.

Plt Kepala Dinkes Banyuwangi, Amir Hidayat, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam menangani pasien COVID-19 jika terjadi lonjakan kasus. Rumah sakit yang ditunjuk diharapkan dapat segera mengaktifkan kembali ruang isolasi yang sebelumnya telah digunakan selama pandemi COVID-19.

Pada tahun 2020, Banyuwangi memiliki enam rumah sakit rujukan COVID-19, yaitu:

  • RSUD Blambangan
  • RSUD Genteng
  • RS Al Huda
  • RS Fatimah
  • RS Bhakti Husada
  • RS Graha Medika

Setelah pandemi mereda, ruang isolasi di rumah sakit tersebut dialihfungsikan menjadi ruang rawat inap biasa. Namun, dengan adanya potensi peningkatan kasus, Dinkes Banyuwangi merasa perlu untuk mengambil langkah antisipasi.

Selain mempersiapkan fasilitas kesehatan, Dinkes Banyuwangi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan. Tempat-tempat keramaian diwajibkan untuk menyediakan hand sanitizer sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19.

Amir Hidayat juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan tangan dan menghindari menyentuh benda-benda yang sering dipegang oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan virus COVID-19 dapat menular melalui droplet yang menempel pada permukaan benda.

Lebih lanjut, masyarakat juga diimbau untuk mengaktifkan kembali aplikasi SatuSehat. Aplikasi ini dapat membantu dalam melakukan pelacakan kontak dan memberikan informasi penting terkait COVID-19, terutama bagi masyarakat yang sering bepergian ke luar negeri.

Dinkes Banyuwangi berharap dengan langkah-langkah antisipasi ini, penyebaran COVID-19 dapat dicegah dan masyarakat Banyuwangi dapat terlindungi dari potensi gelombang COVID-19 berikutnya.