Rute Transjabodetabek Lebak Bulus-Sawangan Resmi Beroperasi, Penumpang Sambut Baik Tarif Terjangkau
Rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Lebak Bulus dengan Sawangan telah resmi beroperasi dan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Peluncuran rute ini diharapkan dapat menjadi solusi transportasi yang efisien dan ekonomis bagi warga yang beraktivitas di kedua wilayah tersebut.
Sejumlah penumpang mengungkapkan kegembiraan mereka atas kehadiran layanan transportasi publik yang lebih terjangkau. Bagus, seorang warga yang sehari-hari menggunakan transportasi umum, menyatakan bahwa rute Transjabodetabek ini memberikan alternatif yang jauh lebih hemat dibandingkan dengan JR Connection Damri yang sebelumnya ia gunakan.
"Dengan adanya jalur ini sangat membantu, sebelumnya saya harus membayar Rp 25.000 sekali jalan menggunakan JR Connection," ujarnya.
Selain faktor biaya, Bagus juga menyoroti perbedaan signifikan dalam interval keberangkatan. Jika sebelumnya ia harus menunggu cukup lama karena armada JR Connection yang terbatas, kini dengan Transjabodetabek, interval keberangkatan menjadi lebih singkat, yaitu sekitar 10 menit di luar jam sibuk dan 20 menit pada jam-jam padat.
Layanan Transjabodetabek dengan kode D41 ini menawarkan tarif yang sangat bersaing, terutama mengingat rutenya yang melewati Tol Depok–Antasari (Desari). Penumpang hanya dikenakan biaya Rp 2.000 untuk perjalanan antara pukul 05.00 hingga 07.00 WIB, dan Rp 3.500 untuk perjalanan antara pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.
Bagus, yang telah menjadi pelanggan setia Transjakarta selama dua tahun terakhir, mengaku telah lama menantikan kehadiran rute ini. Menurutnya, rute Lebak Bulus-Sawangan sangat membantu mobilitasnya sehari-hari, terutama dalam perjalanan menuju dan dari tempat kerja.
"Dulu, saya sering naik kereta dan turun di Depok Baru, tapi kondisinya sangat padat. Makanya, saya selalu memilih Damri agar lebih nyaman dan cepat. Sekarang, dengan adanya D41, perjalanan menjadi lebih mudah," jelasnya.
Senada dengan Bagus, Ade, seorang penumpang lainnya, juga mengungkapkan niatnya untuk terus menggunakan rute Lebak Bulus-Sawangan. Sebelumnya, Ade mengandalkan angkutan umum konvensional atau ojek online untuk bepergian. Ia meyakini bahwa Transjabodetabek akan memberikan penghematan yang signifikan dalam pengeluaran transportasi.
"Kalau masih pakai transportasi yang dulu, pengeluaran saya bisa membengkak. Dengan Transjabodetabek ini, saya bisa lebih hemat," kata Ade.
Kehadiran rute Transjabodetabek Lebak Bulus-Sawangan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomis bagi penumpang, tetapi juga dapat mengurangi kemacetan dan mendorong penggunaan transportasi publik. Dengan tarif yang terjangkau dan interval keberangkatan yang lebih sering, rute ini berpotensi menjadi pilihan utama bagi warga yang beraktivitas di wilayah Lebak Bulus dan Sawangan.