Malam Ini, Umat Muslim di Indonesia Lantunkan Takbir Sambut Idul Adha 1446 Hijriah
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025, umat Muslim di seluruh Indonesia mulai mengumandangkan takbir sebagai bagian dari tradisi menyambut hari besar Islam tersebut. Malam ini, Kamis, 5 Juni 2025 atau 9 Zulhijah 1446 H, menjadi penanda dimulainya lantunan takbir yang akan bergema di masjid-masjid, rumah-rumah, dan berbagai tempat lainnya.
Menurut keterangan dari Kementerian Agama, takbir Idul Adha dimulai sejak waktu Maghrib pada tanggal 9 Zulhijah. Ini berarti, sejak malam ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak takbir, tahlil, dan tahmid sebagai wujud syukur dan pengagungan kepada Allah SWT. Takbir ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga merupakan bagian dari syiar Islam untuk mengingatkan umat Muslim akan kebesaran Allah SWT.
Umat Muslim dapat melantunkan takbir secara individu maupun berjamaah. Tidak ada batasan khusus mengenai tempat bertakbir, asalkan dilakukan dengan menjaga ketertiban dan tidak mengganggu kenyamanan orang lain. Takbir dapat dikumandangkan di masjid, musala, rumah, jalan, atau tempat-tempat umum lainnya.
Waktu Pelaksanaan Takbir Idul Adha
Penyelenggaraan takbir Idul Adha memiliki rentang waktu yang cukup panjang, dimulai sejak malam 10 Zulhijah hingga hari-hari tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Lebih rinci, berikut adalah jadwal pelaksanaan takbir Idul Adha 1446 H:
- Kamis, 5 Juni 2025: Malam Takbiran (setelah Maghrib)
- Jumat, 6 Juni 2025: Hari Raya Idul Adha (Takbir Mutlak)
- Sabtu, 7 Juni 2025: Hari Tasyrik I (Takbir Muqayyad)
- Minggu, 8 Juni 2025: Hari Tasyrik II (Takbir Muqayyad)
- Senin, 9 Juni 2025: Hari Tasyrik III (Takbir Muqayyad hingga waktu Asar)
Takbir Mutlak adalah takbir yang dapat dikumandangkan setiap waktu, tanpa terikat waktu shalat. Sementara itu, Takbir Muqayyad adalah takbir yang dikumandangkan setelah melaksanakan shalat fardhu.
Lafadz Takbir Idul Adha
Lafadz takbir Idul Adha yang paling umum dilantunkan adalah "Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar." Namun, terdapat pula lafadz takbir yang lebih lengkap dan sering dilantunkan secara berjamaah, yaitu:
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah."
Selain itu, terdapat pula versi ringkas dari takbir Idul Adha:
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dengan kebesaran-Nya."
Umat Muslim dapat memilih lafadz takbir yang diinginkan dan melantunkannya dengan penuh khusyuk dan penghayatan. Dengan bertakbir, umat Muslim diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta menyambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh suka cita.