Solidaritas Kemanusiaan, Katedral Jakarta Sumbangkan Sapi Kurban ke Masjid Istiqlal
Katedral Jakarta Ulurkan Tangan, Sumbang Sapi Kurban untuk Masjid Istiqlal
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalin persaudaraan dan solidaritas kemanusiaan. Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, Katedral Jakarta menyumbangkan seekor sapi kurban kepada Masjid Istiqlal. Tindakan ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
Pastor Kepala Gereja Katedral Jakarta, Romo Hani Rudi Hartoko SJ, menyampaikan bahwa sumbangan sapi kurban ini merupakan wujud partisipasi aktif Katedral dalam semangat solidaritas kemanusiaan. "Hari ini, kami menyerahkan sapi sebagai tanda partisipasi kami dalam solidaritas kemanusiaan bagi mereka yang membutuhkan," ujar Romo Hani dalam unggahan video di akun Instagram resmi Gereja Katedral.
Dalam video tersebut, terlihat seekor sapi kurban diantar ke area penampungan hewan kurban di Masjid Istiqlal. Romo Hani menjelaskan bahwa sumbangan tersebut diterima langsung oleh perwakilan dari Masjid Istiqlal, Bapak Agus, yang berjanji akan menyalurkan daging kurban kepada warga yang berhak menerimanya.
"Ini kita intensikan dan pesankan supaya dibagikan kepada warga yang membutuhkan dan tadi pada penerimaan Pak Agus sebagai wakil dari Istiqlal akan menjalankan amanat ini," jelasnya.
Diharapkan, daging kurban ini dapat memberikan manfaat bagi warga di sekitar kawasan Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal. Romo Hani juga menyampaikan harapannya agar momen Idul Adha ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat berkurban dan gotong royong di tengah masyarakat.
"Itu menjadi modal sosial kita untuk membangun bangsa kita menjadi lebih baik," pungkasnya. Sumbangan ini menjadi contoh nyata bagaimana perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk saling membantu dan membangun bangsa bersama.
Sumbangan sapi dari Gereja Katedral Jakarta ke Masjid Istiqlal bukan kali pertama terjadi. Aksi ini telah menjadi tradisi yang terus dipelihara sebagai bentuk nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Kerjasama ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menjalin silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan, sehingga tercipta masyarakat yang harmonis dan sejahtera.