DPR Puji Inisiatif Polri dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Panen Raya Jagung

Komisi III DPR RI menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilan mereka dalam menginisiasi dan mendukung program panen raya jagung secara serentak di kuartal II. Inisiatif ini membuahkan hasil yang signifikan, dengan total produksi mencapai 2,54 juta ton jagung.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengungkapkan bahwa apresiasi ini diberikan kepada institusi Polri dan secara khusus kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas dedikasi mereka dalam mendukung program pemerintah pusat, termasuk program pangan yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Menurut Habiburokhman, Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit tidak hanya menjalankan tugas pokoknya dengan baik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Saya sangat sependapat dengan Presiden Prabowo bahwa Pak Kapolri adalah sosok patriot sejati. Seorang patriot melakukan pengabdian melampaui tugas yang diembannya," ujar Habiburokhman, menyoroti komitmen Kapolri dalam mendukung program-program strategis pemerintah.

Keberhasilan panen raya jagung ini menunjukkan peningkatan produktivitas yang signifikan. Pada kuartal I, panen raya mencapai 118.975 ton dari lahan seluas 16.656 hektare. Sementara itu, pada kuartal II, dengan pengelolaan lahan seluas 218,35 hektare, hasil panen melonjak menjadi 9,3 ton per hektare. Angka ini meningkat drastis dibandingkan dengan hasil panen sebelumnya yang hanya mencapai 2 ton per hektare.

Sebagai bagian dari upaya untuk memanfaatkan hasil panen yang melimpah, Polri dan pemerintah memutuskan untuk mengekspor 1.200 ton jagung ke Sarawak, Malaysia. Pelepasan ekspor jagung ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, menandakan pentingnya inisiatif ini dalam mendukung perekonomian nasional dan memperkuat hubungan bilateral dengan negara tetangga.

Berikut rincian hasil panen jagung:

  • Kuartal I: 118.975 ton (16.656 hektare)
  • Kuartal II: 2,54 juta ton (218,35 hektare)
  • Peningkatan Produktivitas: Dari 2 ton/hektare menjadi 9,3 ton/hektare

Inisiatif panen raya jagung yang diinisiasi oleh Polri ini menjadi contoh nyata bagaimana institusi penegak hukum dapat berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga menunjukkan sinergi yang baik antara Polri dan pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara yang mandiri dan berdaulat dalam bidang pangan.

Dengan keberhasilan ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pihak lain untuk turut serta dalam mendukung program-program pemerintah dan berkontribusi pada pembangunan nasional.