Puan Maharani Serukan Pengorbanan dan Solidaritas dalam Semangat Idul Adha
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyerukan nilai-nilai pengorbanan dan solidaritas yang mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam momentum perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Puan menekankan bahwa semangat Idul Adha bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga merupakan cerminan dari keberanian untuk mengutamakan kepentingan yang lebih besar, khususnya kepentingan rakyat.
"Pengorbanan sejati adalah ketika kita mampu menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan. Inilah esensi kepemimpinan yang dilandasi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan," ujar Puan dalam keterangannya, menekankan relevansi nilai-nilai Idul Adha dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Politisi perempuan tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum penting untuk menumbuhkan semangat berbagi dan mempererat tali persaudaraan serta solidaritas sosial. Ia juga menekankan pentingnya meneladani Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya sebagai wujud kepatuhan kepada Allah SWT.
Puan Maharani melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta, bersama dengan ribuan umat Muslim lainnya. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada seluruh umat Muslim di Indonesia. Ia berharap, momen ini dapat menjadi pengingat untuk terus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
"Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan senantiasa melimpahkan berkah kepada bangsa Indonesia dengan persatuan, kemakmuran, dan kedamaian," tuturnya.
Lebih lanjut, Puan Maharani juga menyoroti pentingnya menempatkan rakyat sebagai prioritas utama, terutama bagi para pemimpin. Ia menyerukan agar semangat berkurban menjadi pengingat bagi para pemimpin untuk senantiasa mendahulukan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan.
"Idul Adha mengajarkan kita untuk selalu peduli, terutama kepada mereka yang hidup dalam keterbatasan. Bagi mereka yang memiliki rezeki berlebih, inilah saat yang tepat untuk berbagi dan memperkuat persaudaraan," imbuhnya.
Dalam konteks penguatan ekonomi umat, Puan Maharani juga mendorong pelaksanaan kurban sebagai bentuk pemberdayaan bagi para peternak lokal. Ia berharap, pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya menjadi amal ibadah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi rakyat kecil.
"Semoga kurban yang kita tunaikan tahun ini tidak hanya menjadi amal ibadah, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi rakyat kecil," pungkasnya.