Idul Adha di Lapas Banyuwangi: Narapidana Rayakan dengan Barbeque Daging Kurban

Perayaan Hari Raya Idul Adha membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi. Pada hari Jumat, 6 Juni 2025, suasana kebersamaan dan suka cita terpancar dari kegiatan penyembelihan hewan kurban hingga proses memanggang sate yang dilakukan bersama-sama.

Asap mengepul dari panggangan sederhana, mengiringi tawa dan obrolan para narapidana yang sibuk mengipasi bara. Setiap blok hunian memiliki kesibukan serupa, menciptakan suasana meriah dengan aroma daging bakar yang memenuhi seluruh area Lapas.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menjelaskan bahwa pihak Lapas menyediakan arang dan bumbu untuk mendukung kegiatan memanggang sate ini. Tujuannya adalah agar para warga binaan dapat merasakan kemeriahan Idul Adha sebagaimana masyarakat di luar Lapas merayakannya.

"Daging kurban kami distribusikan secara merata kepada lebih dari 900 warga binaan. Kami juga memfasilitasi bahan dan bumbu agar mereka bisa membuat sate," ujar I Wayan Nurasta Wibawa.

Tradisi ini, menurutnya, telah dilakukan hampir setiap tahun. Selain memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk merayakan Idul Adha, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat kekompakan dan kerukunan di antara mereka. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat menciptakan suasana Lapas Banyuwangi yang aman dan kondusif.

Sejumlah warga binaan turut serta dalam kepanitiaan pemotongan hewan kurban, setelah melalui proses seleksi oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Tahun ini, Lapas Banyuwangi menerima 17 hewan kurban, terdiri dari 3 ekor sapi dan 14 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari sumbangan pegawai Lapas, berbagai instansi, masyarakat, dan bahkan dari warga binaan itu sendiri.

Menurut I Wayan Nurasta Wibawa, partisipasi masyarakat ini menunjukkan kepedulian terhadap warga binaan, sehingga mereka dapat merasakan kebahagiaan dalam perayaan Idul Adha.