Ana de Armas Terharu Saat Syuting Adegan Flamethrower di 'Ballerina'
Ana de Armas, aktris yang dikenal lewat perannya dalam film Knives Out, berbagi pengalaman emosionalnya saat menjalani syuting film terbarunya, Ballerina. Dalam wawancaranya dengan Entertainment Weekly, De Armas menceritakan momen ketika ia harus menggunakan flamethrower dalam sebuah adegan yang melibatkan banyak pemeran pengganti.
Meskipun adegan tersebut menggunakan perlengkapan keselamatan dan pemeran pengganti profesional, De Armas mengaku sangat terpengaruh secara emosional. Pada awalnya, ia bahkan menolak untuk mencoba alat tersebut. Namun, demi kelancaran syuting, ia akhirnya memberanikan diri.
"Saya ingat di hari pertama, tim stunt berlatih dengan alat itu. Mereka mengajak saya untuk mencobanya sebelum pengambilan gambar. Tapi saya menolak," ujarnya.
Setelah dibujuk, De Armas akhirnya mencoba flamethrower tersebut. Pengalaman melihat seorang pemeran pengganti 'terbakar', meskipun dengan perlindungan khusus, membuatnya menangis.
"Mereka punya satu orang yang akan beradegan terbakar, dan dia memakai pakaian yang mencegahnya untuk terkena luka bakar untuk perlindungan. 'Oke, langsung aja bakar dia.' Dan aku melakukannya sambil menangis," ungkapnya.
"Itu benar-benar menguras emosi. Saya belum pernah melihat orang terbakar, meskipun itu cuma pura-pura," tambahnya.
Namun, setelah uji coba tersebut, De Armas mampu mengatasi rasa takutnya dan berhasil menyelesaikan adegan flamethrower tanpa air mata. Ia memuji profesionalisme dan kehati-hatian tim produksi, khususnya para pemeran pengganti. Ia juga mengungkapkan rasa kagumnya atas keberanian dan dedikasi mereka.
"Lalu saya membakar sekitar seratus orang. Saya senang saya berlatih sehari sebelumnya, dan saya menangis sehari sebelumnya. Namun, sungguh menakjubkan melihat apa yang [para pemeran pengganti] lakukan, saya tidak percaya kalian semua melakukan ini. Sungguh luar biasa," kata De Armas, menambahkan bahwa dia bahkan memiliki pelindung untuk bulu mata dan rambutnya agar tidak terbakar.
Sutradara Ballerina, Len Wiseman, juga menuturkan pengalamannya tentang adegan tersebut. Ia mengakui bahwa menggunakan flamethrower adalah pengalaman yang menakutkan, bahkan bagi dirinya sendiri.
"Saya belum pernah benar-benar menembakkan penyembur api dalam hidup saya sebelumnya," kata Wiseman.
"Itu mengerikan, benar-benar membakar seseorang dengan flamethrower, meskipun mereka sedang berakting. Itu adalah adegan yang panjang. Itu sangat, sangat brutal."
Ballerina sendiri merupakan film spin-off dari franchise John Wick. Film ini menceritakan kisah seorang balerina yang juga merupakan seorang pembunuh bayaran, diperankan oleh Ana de Armas. Film ini menjanjikan aksi yang intens dan cerita yang menarik.