Suami Bupati Brebes Pimpin TP PKK: Kolaborasi Gender dalam Pemberdayaan Keluarga

Suami Bupati Brebes Pimpin TP PKK: Kolaborasi Gender dalam Pemberdayaan Keluarga

Pelantikan Ahmad Saeful Ansori sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Brebes periode 2025-2030 telah berlangsung di Aula Pendapa Kanjengan Brebes pada Senin, 10 Maret 2025. Pelantikan tersebut, yang dipimpin langsung oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, juga menandai pelantikan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kabupaten Brebes untuk periode yang sama. Kehadiran Ansori, yang merupakan suami Bupati, di pucuk pimpinan TP PKK Kabupaten Brebes menandai sebuah langkah inovatif dalam mendorong peran aktif laki-laki dalam pembangunan kesejahteraan keluarga.

Bupati Paramitha, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran aktif semua elemen masyarakat, termasuk laki-laki, dalam program pemberdayaan keluarga. Ia menyatakan bahwa PKK bukan semata-mata gerakan perempuan, melainkan gerakan yang membutuhkan kolaborasi dan partisipasi seluruh anggota masyarakat. Anggapan bahwa PKK merupakan ranah eksklusif perempuan, menurutnya, sudah saatnya diubah. Dengan komposisi pengurus TP PKK yang didominasi oleh kaum muda yang energik, inovatif, dan kreatif, Bupati Paramitha optimis akan tercipta inovasi-inovasi baru dalam program-program pemberdayaan keluarga. Ia juga berharap agar Ansori dapat membangun jejaring kerja yang solid di dalam kepengurusan TP PKK. Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi program TP PKK dengan program kerja Pemerintah Kabupaten Brebes, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Integrasi program ini, menurutnya, sangat penting demi terciptanya pembangunan yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ahmad Saeful Ansori, dalam sambutan pertamanya sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Brebes, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan. Ia memandang TP PKK bukan hanya sebagai organisasi formal, melainkan sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat dan garda terdepan dalam membangun ketahanan keluarga. Ansori menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memulai kerja nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Brebes. Ia pun meminta doa restu dan dukungan dari seluruh pihak agar TP PKK dan Tim Pembina Posyandu dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan efektif.

Pelantikan ini menandai babak baru dalam upaya pemberdayaan keluarga di Kabupaten Brebes. Dengan kepemimpinan Ansori dan dukungan penuh dari Bupati Paramitha, diharapkan TP PKK dapat semakin berperan aktif dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial di masyarakat dan mendorong terwujudnya keluarga yang sejahtera dan berkeadilan. Program-program TP PKK ke depan perlu fokus pada:

  • Peningkatan akses kesehatan dan gizi bagi ibu dan anak.
  • Pengembangan keterampilan dan kewirausahaan bagi keluarga.
  • Penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keluarga.
  • Pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak.
  • Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan keluarga.

Komitmen yang kuat dari seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun para pengurus TP PKK, menjadi kunci keberhasilan program ini. Harapannya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat akan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembangnya keluarga-keluarga di Kabupaten Brebes yang lebih sejahtera dan berdaya saing.