PKS Umumkan Jajaran Pimpinan Baru: Fokus Dukung Prabowo, Jalin Komunikasi dengan Anies Baswedan
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengumumkan susunan kepengurusan baru periode 2025-2030, hasil Musyawarah Majelis Syura yang dipimpin oleh Presiden Partai, Al Muzzammil Yusuf. Proses pemilihan pimpinan, yang dilakukan secara elektronik (e-voting) di seluruh Indonesia, diklaim Muzzammil menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan semangat kolektif yang demokratis.
"Pemilihan ini mencerminkan semangat kolektivitas persaudaraan dan demokratis yang menjadi napas utama PKS," ujar Muzzammil dalam konferensi pers di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan.
Berikut adalah susunan lengkap kepengurusan PKS periode 2025-2030:
- Ketua Majelis Syura: Mohamad Sohibul Iman
- Wakil Ketua Majelis Syura: Ahmad Syaikhu, Suharna Surapranata, Aunur Rafiq Shaleh Tamhid
- Sekretaris Majelis Syura: Suswono
- Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP): Mulyanto
- Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP): Muslih Abdul Karim
- Presiden PKS: Al Muzzammil Yusuf
- Sekretaris Jenderal PKS: Muhammad Kholid
- Bendahara Umum: Noerhadi
- Kepala Kantor Staf Presiden (KSP): Pipin Sopian
Optimisme Peningkatan Kursi di Pemilu 2029
Kepengurusan baru PKS menargetkan peningkatan jumlah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Pemilu 2029. Muzzammil mengungkapkan keyakinannya bahwa PKS dapat terus eksis dan bahkan menambah perolehan kursi di parlemen. Meskipun tidak menyebutkan target angka secara spesifik, ia menyoroti keberhasilan PKS dalam meningkatkan jumlah kursi dari 50 menjadi 53 pada Pemilu 2024.
"Kami harus selalu optimistis, berdoa, dan berikhtiar semoga PKS tetap bisa eksis, bahkan bisa menambah kursinya,” kata Muzzammil.
Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo Subianto
PKS menegaskan komitmen untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, melanjutkan kebijakan yang telah ditetapkan oleh kepengurusan sebelumnya. Muzzammil menyatakan bahwa PKS akan berupaya membantu pemerintahan Prabowo melalui berbagai langkah konstitusional, termasuk berperan aktif dalam pembuatan undang-undang di DPR.
"Jadi, kita berikhtiar, membantu pemerintah, apalagi kita berada di dalam koalisi. Semampu kita, melalui seluruh kader kita, melalui seluruh pejabat publik kita," tegas Muzzammil.
Selain itu, PKS akan memberikan perhatian khusus pada perwujudan amanat Pancasila, terutama yang berkaitan dengan keadilan sosial. Partai ini akan memperjuangkan alokasi anggaran yang berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Rencana Pertemuan dengan Prabowo dan Anies Baswedan
Sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi, PKS berencana untuk mempertemukan jajaran pengurus baru dengan Presiden Prabowo Subianto. Muzzammil menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari agenda rutin PKS sebagai partai koalisi pemerintah.
Selain dengan Prabowo, PKS juga akan menjalin komunikasi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. PKS diketahui memiliki kedekatan dengan Anies, yang pernah diusung oleh partai tersebut dalam pemilihan gubernur dan presiden.
"(Tentu akan bertemu) Pak Anies, tokoh Indonesia, saudara kita, saudara PKS," kata Muzzammil.