Aksi Pembegalan di Bandar Lampung: Bocah 10 Tahun Terluka Parah Saat Pertahankan Motor Keluarga
Tragedi menimpa seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, berinisial ADS, di Bandar Lampung. Ia menjadi korban pembegalan yang menyebabkan luka serius akibat terseret motor belasan meter.
Peristiwa memilukan ini terjadi di Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Tanjung Senang, pada Sabtu (7/6) siang. Menurut keterangan Eka Arfandi (35), ayah korban, kejadian bermula ketika ia meminta putranya untuk mengamankan sepeda motor Honda Genio berwarna hitam dengan nomor polisi BE-2561-ADM. Saat ADS berada di atas motor untuk menguncinya, dua orang tak dikenal mendekat dan bertanya sesuatu. Tanpa diduga, kedua pelaku langsung merampas motor tersebut.
"Saya suruh anak saya kunci motor. Saat dia di atas motor, datang dua pelaku tanya-tanya, lalu langsung naik motor dan membawa kabur. Anak saya masih di atas motor," ujar Eka dengan nada cemas.
Dalam kepanikan, pelaku berusaha menjatuhkan ADS dari motor yang sedang melaju. Korban akhirnya terjatuh dan secara naluriah berusaha mengejar pelaku yang melarikan diri dengan motornya. Akibatnya, ADS terseret di jalan sejauh 10 hingga 15 meter, mengakibatkan luka-luka di sekujur tubuhnya.
"Pelaku sempat 'jemping' biar anak saya jatuh. Dia jatuh dan langsung ngejar motor sampai terseret," jelas Eka.
Akibat kejadian tersebut, ADS menderita luka-luka yang cukup parah di bagian tangan dan kaki. Eka Arfandi telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setempat, dengan harapan pelaku segera tertangkap dan keadilan dapat ditegakkan.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pembegalan ini. Polisi mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian dan meminta keterangan dari saksi-saksi untuk mengungkap identitas pelaku. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap potensi tindak kriminalitas, terutama di tempat-tempat yang rawan. Selain itu, penting bagi orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak mereka dan memberikan edukasi tentang cara menghindari situasi berbahaya.