Polres Sragen Klarifikasi Video Penyiksaan Anjing Viral: Unggahan Lama yang Menyesatkan

Kasus video penyiksaan hewan kembali mencuat dan membuat resah warganet. Sebuah video yang menampilkan tindakan keji terhadap seekor anjing beredar luas di media sosial, bahkan sampai diberi label peringatan konten sensitif oleh Instagram. Dalam video tersebut, terdengar narasi yang menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di wilayah Sragen, Jawa Tengah.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa video yang beredar itu tidak terjadi di wilayah hukumnya. Menurutnya, video tersebut merupakan unggahan lama yang kembali diviralkan. "Kami sudah memastikan bahwa video itu tidak benar terjadi di Sragen," ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran digital dan menemukan bahwa video serupa pernah diunggah pada awal tahun 2025. "Kami sudah lakukan pengecekan bahwa video yang sama pernah diposting tanggal 5 Januari 2025 pada akun Instagram @catty_home_jember," jelasnya.

Kapolres Sragen mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Terutama informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia menekankan bahwa penyebaran konten hoaks seperti ini dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kami menghimbau agar masyarakat bijak dalam menggunakan medsos, terlebih lagi harus bijak dan paham terkait segala informasi yang diposting," tambahnya.

Sebelumnya, video tersebut juga sempat diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, Sahroni meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku yang diduga melakukan penyiksaan tersebut dan berlokasi di Sragen.

"Bngst ini manusia yg KULITIN Anjing dalam keadaan hidup. Tolong Polisi @humas_poldajateng tangkap pelakunya diduga daerah Sragen," tulis Sahroni dalam unggahannya.

Selain itu, Yayasan peduli hewan @animals_hopeshelterindonesia juga turut memberikan klarifikasi terkait video tersebut. Mereka menyatakan bahwa video tersebut merupakan kasus lama yang telah beredar sejak tahun 2024.

"Perihal video sadis menguliti anjing idup2 ITU VIDEO SUDAH BEREDAR DARI 2024 lalu," tulis akun tersebut.

Pihak @catty_home_jember juga menyatakan bahwa mereka pernah mengangkat kasus ini, namun hingga saat ini pelaku belum berhasil diidentifikasi. Mereka berharap agar pihak kepolisian dapat menindaklanjuti kasus ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"@catty_home_jember SUDAH PERNAH USUT DAN ANGKAT KASUS INI TAPI PELAKU MASIH BELUM DIKETAHUI," tulisnya.