Penemuan Belut Kuning Mencolok Gemparkan Jepang: Mutasi Langka Hasilkan Warna Mirip Pisang
Belut Unik Gemparkan Jepang
Penemuan seekor belut dengan warna kuning mencolok di Jepang telah menarik perhatian publik. Belut yang ditemukan oleh seorang nelayan di Izumo, Prefektur Shimane, ini memiliki tampilan yang tidak biasa, menyerupai buah pisang matang dengan bintik-bintik gelap.
Akira Ezumi, nelayan berusia 75 tahun yang menemukan belut tersebut, mengaku terkejut dengan penemuan ini. Meskipun telah menangkap banyak belut selama hidupnya, termasuk yang berwarna biru, ia menyebut penemuan belut berwarna kuning ini sebagai pengalaman yang luar biasa.
Mutasi Genetik Langka
Menurut para ahli, belut ini merupakan jenis belut Jepang (Anguilla japonica) yang mengalami mutasi genetik langka. Mutasi ini menyebabkan perubahan warna kulit menjadi kuning kecoklatan dengan bintik-bintik gelap, sangat mirip dengan pisang yang matang.
Belut ini memiliki panjang sekitar 80 sentimeter dan berat 350 gram. Karena keunikannya, Ezumi memutuskan untuk tidak mengonsumsinya dan berencana menyerahkannya kepada pihak yang bersedia merawatnya. Belut ini diperkirakan berusia sekitar sepuluh tahun sebelum tertangkap.
Reaksi Netizen
Kemunculan belut pisang ini memicu beragam reaksi dari netizen Jepang. Banyak yang takjub dan terhibur dengan penemuan ini. Beberapa netizen menyebutnya sebagai "belut emas", sementara yang lain bercanda tentang rasanya yang mungkin seperti pisang.
- "Keren! Saya belum pernah melihat belut yang secantik ini," komentar seorang netizen.
- "Ini tuh pisang belut apa belut pisang ya?" canda netizen lainnya.
Bukan Penemuan Pertama
Menariknya, ini bukan kali pertama belut berwarna pisang ditemukan di Jepang. Pada tahun 2022, seorang anak berusia tujuh tahun bernama Yoshihito Ueyama juga pernah menangkap belut serupa di Kota Tsu, Prefektur Mie. Penemuan ini menunjukkan bahwa mutasi genetik yang menghasilkan warna kuning pada belut ini memang terjadi, meskipun sangat jarang.