Ratusan Remaja Depok Ikuti Pembinaan Karakter dan Bela Negara, Dedi Mulyadi Hadir dalam Acara Pelepasan
Upacara pelepasan 98 peserta program Pembinaan Karakter dan Bela Negara yang diselenggarakan di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, menjadi momentum penting dalam upaya pembentukan karakter generasi muda. Acara yang berlangsung pada Senin, 9 Juni 2025, ini dihadiri oleh tokoh penting Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang didampingi oleh Wali Kota Depok, Supian Suri.
Kedatangan Dedi Mulyadi dan Supian Suri disambut dengan kunjungan ke museum yang terletak di lobi Yonif Para Raider-328. Di sana, mereka mendapatkan penjelasan mengenai sejarah dan perkembangan Kostrad. Setelah kunjungan singkat tersebut, keduanya berinteraksi langsung dengan para peserta program yang telah berbaris rapi di lapangan.
Dedi Mulyadi menyempatkan diri untuk berdialog dengan para peserta, menanyakan motivasi dan pengalaman mereka selama mengikuti program pembinaan intensif selama 10 hari di Cilodong. Alasan para peserta mengikuti program ini beragam, mulai dari keinginan pribadi untuk meningkatkan disiplin diri, mengatasi kebiasaan buruk seperti merokok dan kecanduan game online, hingga masalah sosial seperti penyalahgunaan minuman keras.
Salah satu momen menarik adalah ketika Dedi Mulyadi berinteraksi dengan seorang remaja perempuan yang mengaku mengonsumsi minuman beralkohol tradisional. Percakapan singkat ini memberikan gambaran tentang berbagai permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda dan pentingnya program pembinaan karakter.
Upacara pelepasan secara resmi diawali dengan penampilan formasi PBB (Pasukan Baris-Berbaris) yang memukau dari para peserta. Kekompakan dan kedisiplinan yang mereka tunjukkan mendapatkan apresiasi meriah dari para tamu undangan, termasuk jajaran Forkopimda dan orang tua peserta. Suasana semakin meriah ketika para peserta dan pelatih melakukan senam irama yang energik, bahkan Dedi Mulyadi turut bergabung di lapangan mengikuti alunan musik dari lagu Yopie Latul-Hipko Tobelo 2.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan simbolisasi pemberian sertifikat kepada para peserta sebagai tanda telah menyelesaikan program pembinaan. Momen haru terjadi saat para peserta dilepas untuk bertemu dengan orang tua mereka, menandai berakhirnya program Pembinaan Karakter dan Bela Negara.
Program Pembinaan Karakter dan Bela Negara merupakan inisiatif Pemerintah Kota Depok melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) yang menyasar remaja berusia 13 hingga 15 tahun. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter, integritas, dan semangat nasionalisme pada generasi muda. Kegiatan ini berlangsung selama sepuluh hari, dari 31 Mei hingga 9 Juni 2025. Diharapkan, program ini dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berdedikasi bagi bangsa dan negara.
Kegiatan yang berlangsung selama sepuluh hari ini, sejak 31 Mei hingga 9 Juni 2025, diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai luhur kepada para peserta. Berikut adalah beberapa poin yang menjadi fokus utama dalam program ini:
- Pembentukan Karakter: Menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang kuat.
- Peningkatan Disiplin: Melatih kedisiplinan diri dan tanggung jawab.
- Semangat Nasionalisme: Membangun rasa cinta tanah air dan bela negara.
- Pengembangan Diri: Memberikan bekal keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat.