Perselisihan Berujung Kekerasan: Tukang Cukur di Jakarta Timur Diamankan Usai Lukai Pelanggan

Insiden di Kramat Jati: Tukang Cukur Ditahan Atas Dugaan Penganiayaan

Jakarta Timur digegerkan dengan insiden kekerasan yang melibatkan seorang tukang cukur dan pelanggannya. Peristiwa ini terjadi di kawasan Kramat Jati dan berujung pada penangkapan sang tukang cukur oleh pihak kepolisian. Dugaan sementara, aksi kekerasan tersebut dipicu oleh perselisihan terkait kualitas hasil cukuran. Kasus ini mencuat setelah video amatir yang merekam kejadian tersebut viral di media sosial.

Menurut keterangan Bambang, seorang teman dari terduga pelaku, insiden terjadi pada hari Jumat, 6 Juni 2025, sekitar pukul 12.30 WIB. Usai kejadian, pelaku langsung diamankan oleh pihak berwajib. "(Dia) dibawa ke Polsek setelah kejadian itu, karena pelanggannya langsung buat laporan, jadi sore dijemput," ungkap Bambang.

Bambang menambahkan bahwa pelaku baru bekerja sebagai tukang cukur selama satu bulan terakhir dan menjadi tulang punggung keluarga. "Orangtuanya belum tahu anaknya ditahan. Dia tulang punggung keluarga. Orang Garut, dia baru satu bulan kerja di sini," jelasnya. Keluarga pelaku, yang berada di kampung halaman, belum mengetahui perihal penahanan ini.

Kronologi Kejadian dan Proses Hukum

AKP Fadholi, Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, membenarkan penahanan pelaku. "Sudah kami amankan dan kita tahan untuk proses hukum lebih lanjut. Disangkakan dengan Pasal 351 tentang tindak pidana penganiayaan," tegas AKP Fadholi. Pihak kepolisian saat ini tengah memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku.

Informasi awal mengenai kejadian ini beredar luas melalui akun Instagram @info_jaktimbek. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa perselisihan bermula ketika pelanggan merasa tidak puas dengan hasil cukuran. Keterangan dalam video menyebutkan, "Tukang cukur cekcok hingga perkelahian dengan pelanggan di Jalan Raya Kerja Bakti, Kramat Jati, Jakarta Timur. Menurut informasi yang dapat, bermula saat pelanggan merasa cukuran kurang rapi atau tidak sesuai dengan keinginan."

Selain itu, pelanggan tersebut diduga menolak membayar jasa potong rambut. "Pelanggan komplain dan sempat mengancam tukang cukur tidak mau membayar, sehingga terjadi cekcok hingga mengakibatkan perkelahian," lanjut narasi dalam unggahan tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat adu mulut antara tukang cukur yang mengenakan topi dan pelanggannya. Perseteruan itu berlanjut hingga ke luar tempat cukur, di mana pelaku kemudian melakukan penyerangan menggunakan benda tajam yang diduga gunting. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian tangan dan berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.