Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Jakarta Utara, Diduga Korban Kekerasan
Warga Penjaringan, Jakarta Utara, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria tanpa identitas yang mengapung di perairan pada Senin (9/6) siang. Kondisi mayat saat ditemukan mengindikasikan adanya dugaan tindak kekerasan sebelum kematiannya.
Menurut keterangan saksi mata, Suhemi, yang pertama kali menemukan jasad tersebut, terdapat batu yang terikat di bagian pinggang korban. Selain itu, ditemukan pula luka-luka pada bagian wajah yang diduga akibat pukulan benda tumpul. "Ada batu yang terikat di pinggang mayat, terus pada area wajah ada darah seperti habis dipukuli," ujarnya.
Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, mengkonfirmasi penemuan mayat tersebut. Pihaknya mengungkapkan bahwa saat ditemukan, korban tidak membawa identitas apapun. Ciri-ciri fisik korban adalah seorang pria yang mengenakan kaos berwarna cokelat dan celana panjang berwarna hitam.
Penemuan mayat ini bermula ketika seorang pedagang mie ayam yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian melihat sosok mencurigakan mengapung di air. Setelah didekati, ternyata sosok tersebut adalah mayat seorang pria. Pedagang mie ayam tersebut kemudian berinisiatif menghentikan jasad yang mengambang dengan menggunakan batu sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas dari Polsubsektor Teluk Intan dan Tim Resmob segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Setelah melakukan pengecekan, petugas membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki tersebut. Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Utara juga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dengan bantuan petugas pemadam kebakaran, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polrestro Jakarta Utara.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya. Proses visum telah dilakukan terhadap jenazah korban. Selain itu, polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mendalami kronologi kejadian dan mengungkap motif di balik kematian pria tersebut. Kasus ini masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian.