Semangat Garuda Tak Padam: Meski Diguyur Hujan dan Tertinggal Skor, Suporter Setia Bertahan Nobar Timnas
Jakarta diguyur hujan pada Selasa (10/6/2025), tidak menyurutkan semangat para pendukung Timnas Indonesia untuk menyaksikan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Jepang. Acara nonton bareng (nobar) yang diadakan di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Melawai, Jakarta Selatan, tetap ramai dipadati penonton meski diwarnai rintik hujan dan skor yang kurang memuaskan.
Sejak sore hari, Taman Literasi telah dipersiapkan untuk menyambut para penggemar sepak bola. Petugas kebersihan bahkan sempat mengeringkan area tengah taman yang menjadi pusat kegiatan nobar. Namun, hujan kembali mengguyur sekitar pukul 18.22 WIB, tepat saat babak pertama pertandingan dimulai. Guyuran hujan sempat membuat sebagian penonton yang berada di area tengah lapangan bergeser mencari tempat berteduh. Momen tersebut bertepatan dengan gol ketiga yang dicetak Jepang, membuat suasana semakin terasa kurang menggembirakan bagi para suporter Garuda.
Meski demikian, semangat para pendukung Timnas tidak lantas padam. Banyak dari mereka yang tetap bertahan di lokasi, menantikan dimulainya babak kedua. Sambil menunggu jeda pertandingan, sebagian pengunjung memilih untuk mengisi perut dengan membeli makanan di gerai-gerai yang tersedia di sekitar taman. Beberapa anak terlihat riang bermain di bawah hujan, seolah tidak terpengaruh oleh skor sementara yang kurang menguntungkan bagi Timnas.
Gina, seorang pengunjung yang datang saat hujan mulai turun, mengaku terkejut dengan ketertinggalan Timnas Indonesia. Ia yang awalnya hanya berniat mengunjungi perpustakaan, akhirnya memutuskan untuk ikut nobar setelah mengetahui informasi acara tersebut melalui media sosial. "Aku enggak terlalu suka bola sih, tapi seru aja nontonnya apalagi yang main Timnas," ujarnya.
Semangat dukungan untuk Timnas terus berkobar hingga akhir pertandingan. Bahkan, ketika Jepang mencetak gol kelima, seorang anak laki-laki yang telah melepas bajunya terlihat memukul permukaan beton dengan baju basahnya sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus dukungan. Sorakan-sorakan kekecewaan tetap terdengar setiap kali gawang Indonesia kembali kebobolan.
Kegiatan nobar Timnas Indonesia melawan Jepang tidak hanya diadakan di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Beberapa lokasi lain di Jakarta, termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno, juga menggelar acara serupa, menunjukkan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola dan dukungan mereka kepada Timnas Garuda.