Operasional Insinerator di TPS3R Poris Indah Dikeluhkan Warga Akibat Asap dan Penumpukan Sampah

Warga Poris Indah, Cipondoh, Kota Tangerang, menyampaikan keluhan terkait pengoperasian mesin pembakar sampah atau insinerator yang berlokasi di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di lingkungan mereka. Dampak yang dirasakan berupa asap yang mengganggu dan peningkatan volume sampah yang signifikan.

Juwita, seorang warga Poris Indah, mengungkapkan bahwa mesin pembakar sampah yang baru-baru ini dioperasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, menghasilkan asap yang terlihat jelas dari rumah-rumah warga yang berada di sekitar TPS3R. Keberadaan asap ini dinilai mengganggu kenyamanan warga.

Selain masalah asap, warga juga menyoroti peningkatan jumlah sampah yang masuk ke TPS3R. Juwita menjelaskan bahwa sebelumnya, jumlah gerobak sampah yang datang berkisar antara lima hingga sepuluh, namun kini meningkat menjadi sekitar 20 gerobak sampah.

Sahid, warga lainnya, menambahkan bahwa insinerator tersebut baru dalam tahap uji coba selama kurang lebih satu minggu. Namun, dampak yang dirasakan sudah cukup mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Selain penumpukan sampah yang berserakan, Sahid juga mengeluhkan adanya polusi udara yang memperburuk kondisi lingkungan.

"Keadaannya tadinya nyaman, bersih. Adanya mesin jadi berantakan. Masyarakat merasa terganggu, mau beraktivitas, mau berangkat kerja. Sudah macet, bau, kiri kanan sampah," ujar Sahid menggambarkan kondisi yang terjadi.

Sahid juga menjelaskan bahwa biasanya sampah di TPS3R diangkut menggunakan mobil. Namun, saat ini sampah seringkali berserakan di luar area TPS3R, terutama pada pagi hari, sehingga menimbulkan kesan kumuh dan tidak teratur.

Warga berharap pemerintah setempat segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan ini. Sahid mengaku belum mengetahui secara pasti apakah mesin insinerator tersebut akan terus beroperasi atau tidak. Warga mendambakan solusi yang dapat mengembalikan kenyamanan dan kebersihan lingkungan mereka.