Indo Defence 2024: Pameran Industri Pertahanan Internasional Resmi Dibuka, Inovasi Teknologi Jadi Sorotan

Pameran industri pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2024, secara resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara yang seharusnya berlangsung tahun lalu ini, dibuka secara langsung oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan akan berlangsung selama empat hari hingga Sabtu.

Indo Defence 2024 menjadi wadah kolaborasi strategis antara industri pertahanan nasional (Inhan) dan perusahaan global. Pameran ini bertujuan untuk memperkuat sinergi teknologi dan menampilkan inovasi-inovasi terkini di bidang pertahanan dan keamanan. Ajang ini diikuti oleh perwakilan dari 55 negara dengan melibatkan 1.180 perusahaan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan mengungkapkan bahwa selain membuka acara, Prabowo Subianto juga dijadwalkan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala delegasi dari negara-negara sahabat, terutama Menteri Pertahanan dari berbagai negara.

Guna memastikan kelancaran dan kesiapan acara, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pameran. Dalam peninjauan tersebut, Menhan Sjafrie menekankan pentingnya persiapan yang matang dan optimal dari seluruh panitia yang terlibat agar acara dapat berjalan sukses dan memberikan hasil yang terbaik.

Beberapa produk pertahanan unggulan yang menjadi sorotan dalam Indo Defence 2024 antara lain:

  • PT Pindad: Memperkenalkan senapan serbu generasi terbaru, SS3, yang merupakan penerus dari SS1 dan SS2. SS3 hadir dengan desain ergonomis dan modular, dilengkapi pistol-grip dan handguard yang dirancang untuk mendukung pemasangan berbagai aksesori tambahan.
  • PT PAL: Menampilkan miniatur dan replika produk unggulan, termasuk Kapal Selam Autonomous (KSOT) dan diorama kapal selam kelas Nagapasa. Selain itu, PT PAL juga memamerkan model Kapal Selam Scorpene hasil kerja sama dengan Naval Group, serta miniatur kapal perang lainnya seperti frigate 140 meter, LPD, dan kapal rumah sakit 124 meter.
  • PT Industri Teknologi Ekapaksi (ITE): Menghadirkan drone kamikaze, drone pengintai, dan anti-drone genggam yang efektif dalam radius 1,2 kilometer. Produk-produk ini diharapkan dapat menjadi solusi yang terjangkau dan praktis untuk memenuhi kebutuhan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
  • Boeing: Sebagai salah satu pemain global dalam industri pertahanan, Boeing turut berpartisipasi dengan memamerkan simulator pesawat tempur F-15EX, pesawat yang saat ini ditawarkan kepada Indonesia. Selain itu, Boeing juga menampilkan helikopter Chinook H-47 angkut berat, pesawat patroli maritim P-8A Poseidon, serta robot otonom laut "Wave Glider" dari Liquid Robotics, yang memiliki kemampuan untuk menyampaikan data secara real-time dan berkelanjutan.

Indo Defence 2024 diharapkan dapat menjadi platform penting untuk memperkuat kerjasama antara industri pertahanan nasional dan internasional, serta mendorong inovasi teknologi di bidang pertahanan dan keamanan.