Lonjakan Harga Beras di Timur Indonesia: Intan Jaya Pimpin Daftar Termahal

Badan Pusat Statistik (BPS) menyoroti disparitas harga beras yang signifikan di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus utama pada tiga daerah di kawasan timur yang mengalami lonjakan harga tertinggi.

Data terbaru menunjukkan bahwa Kabupaten Intan Jaya di Papua Tengah mencatat harga beras termahal di Indonesia, mencapai Rp 54.772 per kilogram. Kondisi ini diikuti oleh Kabupaten Puncak dengan harga Rp 45.000 per kilogram dan Kabupaten Pegunungan Bintang dengan harga Rp 40.000 per kilogram. Kenaikan harga di wilayah zona 3 atau Wilayah Indonesia Timur ini mencapai 0,29%.

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa harga beras di ketiga daerah tersebut jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. HET untuk beras medium di zona 3 adalah Rp 13.500 per kilogram, sementara untuk beras premium adalah Rp 15.800 per kilogram. Zona 3 sendiri meliputi wilayah Maluku, Papua, dan sekitarnya.

Sementara itu, harga beras di zona 1, yang mencakup Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi, masih berada dalam rentang HET. Rata-rata harga beras di zona 1 saat ini adalah Rp 14.126 per kilogram, dan mengalami kenaikan sebesar 0,72% dibandingkan Mei 2025. HET beras medium di zona ini adalah Rp 12.500 per kilogram, dan premium Rp 14.900 per kilogram.

Selain tiga daerah dengan harga tertinggi, BPS juga mencatat beberapa daerah lain yang mengalami kenaikan harga beras signifikan. Berikut adalah 10 daerah dengan kenaikan harga beras:

  • Kabupaten Wakatobi: Rp 17.455/kg
  • Kabupaten Buton Utara: Rp 16.863/kg
  • Kabupaten Kepulauan Sangihe: Rp 16.492/kg
  • Kabupaten Kep Siau Tagulandang Biaro: Rp 16.492/kg
  • Kabupaten Dompu: Rp 16.432/kg
  • Kabupaten Empat Lawang: Rp 16.000/kg
  • Jakarta Timur: Rp 15.843/kg
  • Jakarta Utara: Rp 15.755/kg
  • Lampung: Rp 15.748/kg
  • Surabaya: Rp 15.729/kg

Di zona 2, yang meliputi Sumatera (kecuali Lampung dan Sumatera Selatan), Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan, harga rata-rata beras juga terpantau masih dalam rentang HET. Pada minggu pertama Juni 2025, terjadi kenaikan sebesar 0,29%. Harga beras tertinggi di zona ini tercatat di Kabupaten Mahakam Ulu, mencapai Rp 18.082 per kilogram. HET beras medium di zona 2 adalah Rp 13.100 per kilogram, dan premium Rp 15.400 per kilogram.

Perlu dicatat bahwa perhitungan rata-rata harga beras oleh BPS mencakup harga beras dengan kualitas medium dan premium.