Rahasia Awet Muda Rektor Universitas di Korea Selatan, Usia 93 Tahun Tampil Memukau

Fenomena awet muda seorang rektor universitas di Korea Selatan, Lee Gil Ya, tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Di usianya yang menginjak 93 tahun, penampilan Lee Gil Ya jauh dari kesan lansia pada umumnya. Kulitnya terlihat kencang dan bercahaya, serta rambutnya yang tebal, membuat banyak orang tak percaya dengan usianya.

Video terbaru yang diunggah di kanal YouTube Universitas Gachon semakin memicu rasa penasaran publik. Dalam video tersebut, Lee Gil Ya terlihat aktif berinteraksi dan menyampaikan gagasan dengan penuh semangat. Penampilannya yang segar dan enerjik seolah menentang usia, tak heran jika beberapa warganet berkelakar menyebutnya sebagai "vampir".

Banyak yang menduga bahwa penampilan awet muda Lee Gil Ya didapatkan melalui perawatan kecantikan modern. Namun, Lee Gil Ya sendiri mengungkapkan bahwa rahasianya terletak pada gaya hidup sehat yang konsisten ia jalani. Ia mengaku selalu minum minimal 1,5 liter air setiap hari, menghindari kopi dan menggantinya dengan teh, serta menggunakan pelembap udara di rumahnya. Selain itu, ia juga rutin melakukan perawatan laser di departemen dermatologi Rumah Sakit Gil selama 10 tahun terakhir.

Pengabdian Lee Gil Ya di dunia pendidikan dan kesehatan juga menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia terinspirasi menjadi dokter setelah menyaksikan orang-orang meninggal tanpa mendapatkan pengobatan yang memadai di masa kecilnya. Semangatnya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas mendorongnya untuk mendirikan Yayasan Medis Gil dan Universitas Medis Gachon. Saat ini, ia menjabat sebagai presiden Universitas Gachon Terpadu, sebuah bukti dedikasinya yang tak lekang oleh waktu.

Perjalanan karir Lee Gil Ya di bidang medis dan pendidikan terbilang panjang dan berliku. Ia memulai pendidikan kedokterannya di Universitas Nasional Seoul pada tahun 1951 dan menyelesaikan magangnya di Rumah Sakit Mary Immaculate, AS pada tahun 1965. Ia juga pernah menjalani residensi di Queen's Hospital Center pada tahun 1968 dan meraih gelar Doktor Kedokteran dari Universitas Jepang pada tahun 1977.

Selama bertahun-tahun, Lee Gil Ya telah memegang berbagai posisi penting di berbagai lembaga pendidikan dan budaya. Ia juga telah menerima banyak gelar doktor kehormatan atas kontribusinya yang besar di bidang kedokteran dan pendidikan. Kisah hidup dan dedikasinya yang luar biasa menjadikan Lee Gil Ya sebagai sosok yang patut diteladani.