Tragedi Pantai Karang Bolong: Pencarian Tiga Hari Berakhir dengan Ditemukannya Jasad Bocah

Kesedihan mendalam menyelimuti Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Serang, Banten, setelah Fawas (10), seorang bocah yang dilaporkan hilang tenggelam di Pantai Karang Bolong, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Pencarian intensif selama tiga hari oleh tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil, meskipun dengan akhir yang tragis.

Fawas dilaporkan hilang pada hari Senin, 9 Juni 2025, sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, ia tengah menikmati waktu berenang bersama teman-temannya di perairan Pantai Karang Bolong. Nahas, dugaan kuat menyebutkan bahwa arus laut yang kuat menyeretnya ke tengah, menyebabkan ia terpisah dari rombongan dan dinyatakan hilang.

Upaya pencarian segera diintensifkan oleh tim SAR gabungan, yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, kepolisian, TNI, dan relawan. Penyisiran area laut dilakukan secara sistematis menggunakan perahu karet dan jetski. Tim juga melakukan pemantauan darat di sepanjang pesisir pantai, serta pengawasan udara dengan memanfaatkan drone thermal.

"Korban ditemukan sekitar 3,5 nautical mile dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia," ujar Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Rizky Dwianto. Pihaknya menjelaskan bahwa penggunaan drone thermal dan jetski sangat membantu dalam mempercepat proses pencarian, terutama di area-area yang sulit dijangkau secara manual dan saat gelombang tinggi menghambat penyisiran dari laut.

Selama operasi pencarian, tim SAR menghadapi tantangan berat akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat dan arus laut yang kuat. Meskipun demikian, seluruh personel yang terlibat tetap berdedikasi tinggi dan bekerja tanpa lelah hingga akhirnya berhasil menemukan korban.

Jenazah Fawas kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi ditutup. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan pengawasan orang tua terhadap anak-anak saat bermain di area pantai, terutama saat kondisi cuaca tidak mendukung.

Berikut adalah rincian upaya pencarian:

  • Penyisiran laut dengan perahu karet dan jetski
  • Pemantauan darat sepanjang pesisir pantai
  • Pengawasan udara menggunakan drone thermal
  • Koordinasi dengan berbagai unsur SAR

Kehilangan Fawas meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini.