Sabar/Reza Ungkap Alasan Tolak Tawaran Kembali ke Pelatnas PBSI

Sabar/Reza Ungkap Alasan Tolak Tawaran Kembali ke Pelatnas PBSI

Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh. Reza Pahlevi, baru-baru ini mengungkapkan alasan di balik keputusan mereka untuk menolak tawaran kembali bergabung dengan Pelatnas PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia). Pasangan independen ini, yang telah menunjukkan performa impresif dalam beberapa waktu terakhir, mengaku memiliki pertimbangan matang sebelum mengambil keputusan tersebut.

Sabar/Reza telah menjadi sorotan sejak memilih jalur profesional di luar Pelatnas pada akhir 2021. Keputusan ini ternyata membuahkan hasil yang signifikan, dengan serangkaian prestasi yang berhasil mereka raih di kancah internasional. Pada tahun sebelumnya, mereka berhasil meraih gelar juara Spain Masters dan menjadi runner-up di beberapa turnamen BWF bergengsi seperti Super 300 Orleans Masters, Super 500 Hong Kong Open, Super 300 Macau Open, dan Super 750 China Masters. Selain itu, mereka juga mencapai babak semifinal di Swiss Open, Indonesia Open, dan BWF World Tour Finals 2024.

Serangkaian hasil positif ini mengantarkan Sabar/Reza ke peringkat 11 dunia, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi mengingat status mereka sebagai pemain independen. Di tahun ini, mereka kembali menunjukkan performa stabil dengan menembus babak semifinal di turnamen BWF Super 1000 All England dan menjadi runner-up di Indonesia Open yang baru saja berakhir. Mereka juga menjadi satu-satunya wakil Indonesia non-Pelatnas yang mampu mencapai babak final di turnamen tersebut. Saat ini, Sabar/Reza telah menembus peringkat 8 besar dunia di sektor ganda putra.

PBSI sendiri rupanya terus memantau perkembangan Sabar/Reza, terutama sejak tahun lalu. Bahkan, tawaran untuk kembali bergabung dengan Pelatnas telah diajukan kepada mereka. "Jadi, akhir tahun kemarin sempat ada obrolan dengan Binpres (Bidang Pembinaan dan Prestasi), pelatih, dan ada tawaran untuk kami berdua, 'Mau bergabung lagi dengan Pelatnas PBSI atau tidak?'" ujar Sabar.

Namun, setelah berdiskusi dengan pihak sponsor dan mempertimbangkan berbagai aspek, Sabar/Reza akhirnya memutuskan untuk menolak tawaran tersebut. Mereka merasa bahwa dukungan dari sponsor yang telah mendampingi mereka sejak awal sangat penting dalam perjalanan karier mereka. "Kami berdua kemarin diskusi dengan sponsor karena waktu itu belum ada pelatih, dan sponsornya Alhamdulillah masih men-support kami," kata Sabar. "Bukannya kami tidak mau bergabung dengan national team, tapi kami merasa ketika kemarin lagi merangkak, kami sudah bersama sponsor yang menaungi kami. Jadi, kami kemarin komunikasi dan mau didukung lagi menjadi pemain profesional," tambahnya.

Selain itu, Sabar/Reza juga menegaskan bahwa motivasi mereka untuk meraih prestasi di setiap turnamen yang mereka ikuti sangat tinggi. Apalagi, Sabar saat ini telah menjadi kepala keluarga dan memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Dengan dukungan yang solid dari sponsor dan motivasi yang membara, Sabar/Reza berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dan mengharumkan nama Indonesia di kancah bulu tangkis internasional.