Pertamina dan Dekranas Bersinergi Tingkatkan Daya Saing UMKM Lombok Timur Melalui Pelatihan Digital
PT Pertamina (Persero) berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) menggelar pelatihan yang berfokus pada peningkatan kualitas merek dan teknik pengambilan foto produk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pelatihan yang diadakan di Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Lombok Timur ini melibatkan 75 pelaku UMKM perempuan yang merupakan binaan Rumah BUMN dan Dekranasda Lombok Timur. Inisiatif ini bertujuan untuk membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dalam menghadapi era digitalisasi.
Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menekankan bahwa sinergi ini sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pertamina berharap pelatihan ini dapat memotivasi UMKM untuk memanfaatkan platform digital secara optimal, memperluas jangkauan pasar, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua Dekranas dan Pembina Seruni KMP, Selvi Gibran Rakabuming, membuka pelatihan tersebut dan menyampaikan pentingnya digitalisasi bagi UMKM sebagai motor penggerak kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja berkualitas. Selvi Gibran juga menyoroti potensi besar yang dimiliki NTB dalam mengembangkan ekonomi berbasis budaya, seperti kain songket, ayam taliwang, sate rembiga, dan mutiara. Ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dan berinovasi agar produk-produk lokal Lombok dapat dikenal dan diminati di pasar global.
Selvi Gibran menekankan, potensi daerah seperti kain songket, ayam taliwang, sate rembiga, hingga mutiara dapat menjadi kekuatan ekonomi berbasis budaya.
"Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi. Dengan dasar kebudayaan, kita harus bisa berkreasi dan berinovasi terus ke depannya, seperti tagline Lombok bahwa nanti harus bisa makmur dan mendunia,” tegasnya.
Pipin Fitria, pemilik UMKM Mutiara Gitbay yang juga menjadi peserta pelatihan, mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya visualisasi produk dalam pemasaran digital. Ia juga mendapatkan pengetahuan tentang teknik fotografi sederhana dan strategi branding yang dapat diterapkan untuk meningkatkan daya tarik produk kerajinan mutiara miliknya.
VP CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto, menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program, termasuk pelatihan bagi UMKM. Pertamina berupaya untuk memastikan UMKM binaannya memiliki daya saing yang kuat di pasar nasional dan global dengan produk-produk yang unggul secara visual dan bernilai jual tinggi.
Pengembangan UMKM merupakan bagian integral dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina. Perusahaan secara konsisten memberikan pendampingan kepada UMKM agar dapat tumbuh berkelanjutan dan menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Selain itu, Pertamina juga berkomitmen untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 melalui program-program yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan.
Berikut point penting dalam berita ini:
- Pelatihan Pencitraan Merek dan Foto Produk bagi UMKM perempuan di Lombok Timur.
- Kolaborasi Pertamina, Dekranas, dan Seruni KMP.
- Fokus pada digitalisasi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar.
- Potensi ekonomi berbasis budaya di NTB.
- Komitmen Pertamina dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan target NZE 2060.
List Potensi Daerah Lombok Timur:
- Kain Songket
- Ayam Taliwang
- Sate Rembiga
- Mutiara